Dikutip Indosport dari acara Talk Show Mata Najwa bertema “PSSI Bisa Apa Jilid 4: Darurat Sepak Bola”, Rabu (20/2), klub sepakbola Semen Padang disebut-sebut mengatur skor pada pertandingan pada semifinal Liga 2 musim 2018 melawan Persita Tangerang.

Hal tersebut diungkapkan oleh seorang perangkat pertandingan yang di samarkan namanya dalam acara tersebut.

Menanggapi hal ini, ketika dihubungi oleh Indosport, CEO Semen Padang, Rinold Tamrin meminta perangkat pertandingan tersebut berbicara dengan bukti yang kuat mengingat ia berbicara di wilayah publik.

“Sebaiknya statement yang berkaitan dengan ini di perkuat dengan pembuktian. Karena ini sudah di wilayah publik,” ungkap Rinold.

Menurutnya apabila berbicara tanpa ada bukti, tentu akan mempermalukan pihak-pihak yang terkait. Maka dari itu, Rinold menegaskan untuk mengeluarkan pernyataan dengan bukti yang kuat.

“Kasihannya, ini akan mempermalukan para pihak yang di sebutkan, trial by press dong yang terjadi,” lanjutnya.

Laga yang dituduhkan adalah semifinal Liga 2 musim 2018, dimana Semen Padang menang dengan agregat 3-2 dan lolos ke final sembari mengantongi tiket promosi ke Liga 1.

Sekarang tim Satgas Anti Mafia Bola sedang bekerja, sama-sama di tunggu hasilnya siapa-siapa saja yang terlibat akan diketahui hasilnya.

Dan jangan biarkan seseorang berbicara tanpa bukti yang kuat agar tidak menjadi fitnah, sebaliknya tim atau pun pendukung harus legowo jika tim kebanggaannya benar-benar terlibat.