Bombastikkabausirah.com – Rabu (11/08/2021)

PSP Padang terus mempersiapkan tim dan berbenah untuk menyonsong bergulirnya kompetisi Liga 3 Indonesia 2021 Zona Provinsi Sumatera Barat. Bertempat di Lapangan Kurao, Rabu (11/8), tim berjuluk Pandeka Minang tersebut menjalani laga ujicoba melawan Kompak FC dalam tajuk latihan bersama.

Diluar dugaan, Kompak FC yang merupakan salah satu klub papan atas Liga Askot (Asosiasi Kota) PSSI Padang 2021 mampu mengintimidasi dan menekan anak-anak PSP Padang dengan presure yang ketat.

Akibatnya banyak kesalahan-kesalahan mendasar yang dilakukan pemain-pemain PSP Padang. Serangan-serangan yang dibangun PSP Padang sering terputus dan tidak tepat sasaran akibat buruknya organisasi permainan.

Namun demikian PSP Padang mampu menciptakan gol pembuka melalui sepakan keras Aditya Amran pada menit ke 10′. Walau sudah kebobolan satu gol, Kompak FC tak patah arang. Dengan berbagai cara mereka terus mencoba membongkar lini pertahanan PSP Padang.

Usaha anak-anak Kompak FC akhirnya membuahkan hasil setelah sundulan Yuda gagal ditepis penjaga gawang PSP Padang pada menit ke 23′. Berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1, membuat anak-anak Kompak FC semakin bersemangat.

Bayu ‘Cabiak’ dkk dari PSP Padang terus berusaha membangun serangan, tetapi tak banyak yang membahayakan gawang Kompak FC. Justru sebuah serangan balik dari Kompak FC, berbuah penalti setelah pemainnya dilanggar pemain PSP Padang.

Rizki Husnul yang maju menjadi eksekutor berhasil menjaringkan bola setelah sepakannya mengecoh penjaga gawang PSP Padang. Gol yang tercipta pada menit ke 43′ tersebut membuat Kompak FC berbalik unggul. Skor 2-1 untuk Kompak FC menutup babak pertama.

Wasit Candra ‘icap’ meniup peluit memulai babak kedua. Tidak seperti babak pertama, PSP Padang langsung tampil menekan dan lebih terarah di babak kedua ini. Tak butuh waktu lama, menit ke 56′, PSP Padang mampu menyamakan kedudukan melalui sepakan Syahrul Akmal.

Setelah melakukan beberapa perubahan dan penggantian pemain, PSP Padang yang didampingi Delfi Adri dipinggir lapangan, benar-benar menguasai permainan. Presure ketat dan umpan-umpan pendek akurat pemain PSP Padang mampu merepotkan lini pertahanan Kompak FC.

Bahkan Wildan dan Ikhsan fullback kiri-kanan PSP Padang mampu melakukan overlaping kelini pertahanan Kompak FC berkali-kali. Umpan-umpan crossing dari kedua bek sayap ini sangat merepotkan lini pertahanan Kompak FC.

Berturut-turut gol berhasil dilesakkan anak-anak PSP Padang di babak kedua ini. Syahrul Akmal menit 62′, Ikhsan Sabili 67′ (pen), Syahrul Akmal 72′, Rori Pranandi 76′, Syahrul Akmal 78′. Bahkan Syahrul Akmal berhasil melakukan quintrick pada menit ke 82′. Skor 8-2 untuk kemenangan PSP Padang mengakhiri pertandingan ini.

“Alhamdulillah kita menang, tetapi bagi saya bukan itu yang paling penting. Tetapi bagaimana anak-anak menyikapi lawan seperti ini. Dimenit-menit awal mereka berhasil menyulitkan anak-anak PSP sehingga permainan beberapa pemain tidak berkembang,” ujar Joni Effendi kepada bombastikkabausirah.com seusai pertandingan.

“Sebetulnya kita berterimakasih kepada Kompak FC yang tampil dengan permainan sedikit keras. Karena banyak pelajaran yang dapat diambil anak-anak dilaga ujicoba kali ini, dan kita sangat bersyukur untuk itu,” ungkapnya.

“Mengapa kita bersyukur, karena itu tadi sangat banyak pelajaran yang bisa kita ambil. Ujicoba ini kan sebenarnya masih motode latihan yang diaplikasikan dalam bentuk pertandingan. Dengan kejadian inilah pemain akan tahu, kalau lawan seperti ini apa yang akan dilakukan dipertandingan,” sambung Joni Effendi.

“Jadi begini, manfaatkan lawan yang bermain keras menjadi keuntungan untuk kita. Caranya bagaimana? Fokus pada pertandingan, percepat tempo permainan, lakukan presure lebih ketat dan lebih berani pentrasi,” terangnya.

“Dan Alhamdulillah semua terlaksana dan berjalan baik dan babak kedua sepenuhnya milik kita. Dengan kejadian ini anak-anak sudah menyimpan di otaknya, kedepan mereka main dan bertemu lawan seperti ini mereka sudah tau bagaimana cara menghadapinya,” pungkas Joni Effendi.

Delfi Adri yang mendampingi tim dipinggir lapangan juga mensyukuri hasil yang dicapai anak-anak PSP Padang. Apalagi dari pertandingan ini didapat pengalaman dan banyak pelajaran yang bisa diambil.

“Alhamdulillah, kita syukuri hasil dan progres anak-anak hari ini. Dipertandingan tadi banyak yang bisa diambil pemain, baik pengalaman maupun pelajaran,” ujar Delfi Adri.

“Dibabak pertama anak-anak sempat buyar konsentrasi dan terpancing emosinya dengan permainan lawan yang sedikit kasar. Sehingga itu yang jadi PR (Pekerjaan Rumah) bagi kita tim pelatih, bagaimana meredam emosi saat kompetisi sebenarnya nanti,” sambung Delfi.

“Mudah-mudahan dari hasil ujicoba ini mereka dapat pengalaman dan bisa dirobah saat kompetisi sebenarnya nanti. Sehingga apa yang mereka lakukan dan sikap yang mereka ambil tidak merugikan tim,” pungkas Delfi Adri.

○○○○

Tim bombastikkabausirah.com

Pict : 📷 Lerryando Tama