Diwarnai Banyak Insiden, PSKB Bukittinggi Harus Takluk Dari Persak Kebumen

Bombastikkabausirah.com – Kamis (10/02/2022)

Matchday 2 Grup H babak 64 besar putaran nasional Liga 3 Indonesia 2021-2022 mempertemukan Persak Kebumen kontra PSKB Bukittinggi, Kamis (10/2) di Stadion Kebon Dalem, Kendal, Jawa Tengah.

Laga ini menjadi laga krusial bagi kedua tim, sebab kedua tim sama-sama membutuhkan kemenangan terutama bagi Persak Kebumen. Sebab dilaga perdana tim asal Jawa Tengah tersebut mengalami kekalahan 0-1 dari PS Palembang.

Sedangkan bagi PSKB Bukittinggi, kemenangan akan memperlebar langkah mereka untuk melaju ke babak berikutnya babak 32 besar setelah meraih hasil positif dilaga perdana dengan kemenangan 2-0 atas PS Jembrana, Bali.

Sadar sangat membutuhkan kemenangan, Persak Kebumen langsung mencoba menguasai pertandingan dengan permainan taktis. Sementara PSKB Bukittinggi mencoba menerapkan serangan balik.

Benar saja, Persak Kebumen yang bermain cukup taktis menguasai pertandingan berhasil mencuri gol cepat melalui Ahmad Ibnu Yahya. Keunggulan 1-0 Persak Kebumen atas PSKB Bukittinggi menutup babak pertama.

Tertinggal 1-0, PSKB Bukittinggi langsung mengambil inisiatif penyerangan dibabak kedua. Berkali-kali serangan dilancarkan anak-anak PSKB ke pertahanan Persak Kebumen. Namun tenangnya lini belakang Persak membuat serangan PSKB terlalu mudah untuk dipatahkan.

Justru serangan balik yang dilancarkan Persak Kebumen berkali-kali membahayakan gawang PSKB Bukittinggi. Ditambah lagi buruknya koordinasi penjaga gawang dan lini belakang PSKB.

Akibatnya, Persak Kebumen berhasil memperlebar keunggulan diawal babak kedua. Gol kedua Persak diciptakan oleh Renaldi Febrian setelah memanfaatkan kesalahan yang dilakukan penjaga gawang dan lini belakang PSKB Bukittinggi.

Tertinggal dua gol, pelatih PSKB Bukittinggi, Gusnedi Adang, melakukan pergantian empat pemain sekaligus. Masuknya Ramadhiyanda, Sajid Mubaraq, Irvan Dwi Putra dan Ferdian Yusril semakin menghidupkan permainan PSKB.

Berkali-kali pemain Persak Kebumen melakukan pelanggaran untuk menghentikan serangan demi serangan yang mulai gencar dibangun anak-anak PSKB Bukittunggi.

Akhirnya PSKB Bukittinggi mendapatkan hadiah penalti setelah Ari Aulia Rahman dilanggar penjaga gawang Persak Kebumen didalam kotak terlarang.

Ihsan Sabili yang maju sebagai algojo gagal menunailan tugasnya setelah tendangannya berhasil diblok penjaga gawang Persak Kebumen. Beruntung bola muntah berhasil disambar Irvan Dwi Putra dan memperkecil kedudukan menjadi 2-1.

Berhasil menipiskan skor, membuat anak-anak PSKB semakin bersemangat untuk menyamakan kedudukan. Serangan dari berbagai sisi lapangan dilancarkan PSKB Bukittinggi. Namun lini belakang Persak Kebumen masih terlihat solid dan sulit untuk ditembus.

Dipenghujung laga, pemain Persak Kebumen berhasil menciptakan gol ketiga. Namun gol ini diprotes keras PSKB Bukittinggi, karena sebelum berhasil menceploskan bola kedalam gawang, terjadi benturan yang cukup keras antara pemain Persak Kebumen dengan penjaga gawang PSKB Bukittinggi.

Dari sinilah semua insiden berawal, akibat benturan tersebut dua pemain PSKB terkapar, bahkan penjaga gawang PSKB Bagas Aditya tampak tak sadarkan diri. Langsung dua unit ambulans memasuki lapangan.

Penjaga gawang PSKB, Bagas Aditya harus dilarikan ambulans ke Rumah Sakit. Posisinya bahkan digantikan Ihsan Sabili yang notabene adalah pemain belakang. Hal ini terjadi karena jatah pergantian pemain PSKB telah habis.

Ketika pertandingan akan dilanjutkan, berbalik pemain Persak Kebumen yang melakukan protes keras kepada wasit karena sang pengadil lapangan tersebut menganulir gol ketiga Persak Kebumen.

Namun demikian, pertandingan masih bisa dilanjutkan. Belum satu menit pertandingan berlanjut kembali terjadi insiden yang melibatkan pemain PSKB dan Persak Kebumen.

Pertandingan yang berlangsung seru tersebut tiba-tiba memanas. Pertikaian antara pemain PSKB dan Persak Kebumen tersebut ternyata menyulut emosi dari pelatih PSKB. Ia berlari ketengah lapangan dan mendorong pemain Persak Kebumen hingga terjatuh.

Keributan masal tak dapat dihindarkan, bahkan terlihat aksi saling pukul terutama yang melibatkan pelatih PSKB dan para pemain Persak Kebumen. Beruntung kejadian ini tak berlangsung lama, petugas yang berada dipinggir lapangan dengan cepat melerai keributan yang terjadi.

Pertandingan kembali terhenti, namun kali ini tak dapat dilanjutkan. Hingga akhirnya wasit memutuskan kemenangan 2-1 untuk Persak Kebumen atas PSKB Bukittinggi.

Hingga berita ini kami terbitkan, tim kami dilapangan belum dapat mengkonfirmasi semua pihak, baik Persak Kebumen, PSKB Bukittinggi maupun wasit dan panitia pertandingan. Bahkan bagaimana kondisi terkini penjaga gawang PSKB, Bagas Adiya juga belum terkonfirmasi.

○○○○

Tim bombastikkabausirah.com

Pict : 📷 vidio

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *