Bombastikkabausirah.com – Semen Padang FC akhirnya meraih kemenangan juga di Piala Presiden 2019 saat menghadapi Mitra Kukar, Kamis (14/3) di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Jawa Barat.

Sama-sama bermain tanpa beban, karena laga ini sudah tidak menentukan nasib kedua tim hanya untuk sekedar menghindari juru kunci, tim Kabau Sirah asuhan Syafrianto Rusli lebih menguasai pertandingan.

Sejak kick-off Semen Padang FC tampak lebih dominan menguasai pertandingan melalui umpan dari kaki ke kaki. Terbukti dengan banyaknya peluang yang diciptakan tim kebanggaan Urang awak itu.

Akhirnya kebuntuan Kabau Sirah terpecahkan dimenit ke-26, melalui tendangan keras sang kapten Irsyad Maulana dari luar kotak penalti setelah melakukan solorun cutting in side diarea pertahanan lawan. Tendangan keras Irsyad tak mampu dihadang kiper tim Naga Mekes, Gerry Mandagi.

Setelah unggul dibabak pertama melalui gol cantik Irsyad, Pemain asing anyar Semen Padang FC asal Brazil, Nildo Victor Juffo menggandakan keunggulan melalui gol yang tak kalah cantik.

Eksekusi tendangan bebas kaki kiri yang melengkung indah dari Juffo berhasil menghujam gawang Mitra Kukar yang kali ini dijaga kiper pengganti, Rizki Darmawan.

Walau tampil lebih dominan disepanjang babak kedua tak ada gol lagi yang mampu diciptakan kedua tim. Skor 2-0 untuk tim kebanggaan Ranah Minang ini bertahan hingga peluit akhir dibunyikan.

Usai laga, Pelatih Semen Padang FC Syafrianto Rusli menilai penampilan anak asuhnya semakin berkembang. Termasuk sektor belakang yang selama ini menjadi sorotan, duet senter bek Semen Padang FC Agung dan Pulatov tampak lebih padu.

“Anak-anak sudah semakin berkembang, koordinasi bermain pun semakin baik, Inilah yang kita harapkan. Meski begitu, evaluasi setelah turnamen ini akan kita lakukan secara menyeluruh. Kita masih memiliki banyak waktu untuk memaksimalkan tim ini,” ujar Syafrianto.

Meski meraih tiga angka lewat kemenangan 2-0 atas Mitra Kukar ini, namun langkah Semen Padang FC tetap terhenti. Semen Padang FC gagal lolos ke babak 8 besar atau babak perempat final. Karena hanya sanggup mengantongi nilai tiga hasil sekali menang dan dua kali kalah. Tapi hasil ini mampu menghindarkan Semen Padan FC dari posisi juru kunci Grup B.

Pict. @semenpadangfcid