Dua Kali Alami Benturan Keras, Jandia Eka Putra Putra Dilarikan Pakai Ambulans

Bombastikkabausirah.com – Pada pekan ke-7 Shopee Liga 1 Indonesia 2019 mempertemukan PSIS Semarang melawan Persela Lamongan, Sabtu (6/7) 18.30 Wib, di Stadion Moch Soebroto, Magelang.

Laga berjalan terbuka ditunjukkan kedua tim yang sama-sama di arsiteki pelatih asal Ranah Minang, Sumatera Barat, baik Laskar Mahesa Jenar asuhan Jafri Sastra maupun Lasakar Joko Tingkir asuhan Nil Maizar.

Namun disekitar menit ke 52′, terjadi benturan yang membuat suporter PSIS Semarang cemas. Karena kiper andalan mereka Jandia Eka Putra mengalami cidera setelah mendapat benturan dengan penyerang Persela Lamongan, Alex Goncalves.

Merasa masih kuat, kiper yang juga berasal dari Sumatera Barat tersebut tidak ingin digantikan. Eks kiper Semen Padang FC itu masih bisa bangkit dan melanjutkan pertandingan.

Memasuki menit 65′, Jandia Eka Putra kembali mengalami benturan, kali ini dengan Kei Hirose. Benturan kedua ini membuat Jandia sesak nafas, sehingga ia ditarik keluar, untuk memastikan dirinya baik-baik saja.

Pada akhirnya, Jandia Eka Putra, terpaksa dilarikan dengan ambulans. Dan posisinya digantikan kiper kedua Joko Ribowo. Namun hingga berita ini diterbitkan, kami belum mengetahui kondisi teranyar kiper yang khas dengan rambut kucirnya itu.

Dan harapannya, Jandia Eka Putra baik-baik saja dan dapat kembali merumput bersama Laskar Mahesa Jenar. Laga itu sendiri dimenangkan oleh PSIS Semarang 2-0 berkat gol Wallace Costa menit 63′ melalui titik putih dan Sohei Matsunaga dimenit ke 86′.

○○○○

2 thoughts on “Dua Kali Alami Benturan Keras, Jandia Eka Putra Putra Dilarikan Pakai Ambulans

  1. Takana samo awak kok BANG JEP ko..,, bisa kalua dari SP dulu….?
    Tapi di sisi yg lain BANG JEP ko salah satu kiper terbaik liga 1 saat iko ?.

    1. Alasan yg ado wakatu itu demi kebaikan karir… dan memberikan kesempatan kepada Rendy mengawal gawang SPFC karena hanya bermain di liga 2

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *