Eksodus Punggawa Semen Padang FC Ditengah Kemerosotan Prestasi Kabau Sirah

Bombastikkabausirah.com – Selasa (11/01/2022)

Semen Padang FC tengah mengalami kemerosotan prestasi. Sejak terdegradsi dari Liga 1 Indonesia 2019, klub berjuluk Kabau Sirah tersebut seolah sangat sulit untuk bangkit kembali.

Terbukti saat Liga 2 Indonesia 2020, Semen Padang FC yang menjadi partai pembuka, harus mengakui keunggulan tuan rumah PSPS Riau. Semen Padang FC yang kala itu masih dilatih Eduardo Almeida, mengalami kekalahan yang cukup telak 0-3!

Beruntung hasil laga di Stadion Kaharuddin Nasution, Rumbai, Pekanbaru, Riau, itu dibatalkan. Tak hanya hasil laga itu yang saja dibatalkan, kompetisi Liga 2 Indonesia 2020 juga terpaksa dihentikan setelah beberapa kali mengalami penundaan akibat meledaknya pandemi COVID-19 di Tanah Air.

Kasta kedua persepakbolaan nasional tersebut akhirnya dapat bergulir kembali pada bulan Oktober lalu dalam tajuk Liga 2 Indonesia 2021. Dalam keadaan yang belum benar-benar kondusif, PT Liga Indonesia Baru (PT LIB) selaku operator terpaksa menggelar kompetisi dengan format home tournament.

Dengan format yang demikian, Semen Padang FC terpaksa hanya melakoni 10 pertandingan saja. Karena klub kebanggaan masyarakat Ranah Minang tersebut gagal melangkah ke babak 8 besar.

Dari 10 pertandingan, Semen Padang FC hanya meraih 10 poin saja hasil dua kali menang (vs Muba Babel United 1-0, KS Tiga Naga 1-0), empat kali seri (PSPS Riau 1-1, PSMS Medan 2-2, PSPS Riau 1-1 dan Sriwijaya FC 1-1) dan empat kali kalah (Sriwijaya FC 1-2, KS Tiga Naga 1-2, PSMS Medan 1-2 dan Muba Babel United 0-1).

Dengan hasil itu, boro-boro melangkah ke babak 8 besar, Semen Padang FC justru bertarung di zona degradasi. Bahkan Semen Padang FC harus menentukan nasib di laga terakhir agar tak turun kasta ke Liga 3.

Ditengah kemerosotan prestasi tersebut berdampak terhadap berbondong-bondongnya para punggawa Semen Padang FC meninggalkan tim Urang Awak itu.

Sebut saja, Vendri Mofu (Dewa United), Genta Alparedo (Arema FC), Serdy Rocky Ephyfano (Borneo FC), Rendy Oscario (Persita Tangerang), Ricky Akbar Ohorella (Persela Lamongan), Manda Cingi (PSM Makassar) dan Dedi Gusmawan (Persita Tangerang).

Dari daftar nama tersebut, hanya Genta Alparedo yang berkemungkinan besar akan kembali, sebab wonderkid yang sudah mengantongi caps bersama Timnas tersebut pergi dengan status pinjaman.

Ini mungkin belum akhir dari eksodusnya para punggawa Semen Padang FC, sebab BRI Liga 1 Indonesia 2021-2022 baru memasuki putaran kedua dan jendela transfer untuk pemain masih dibuka.

Sama- sama kita nantikan siapa lagi yang akan meninggalkan Semen Padang FC. Dari rumor yang beredar, dalam waktu dekat Vivi Asrizal dan Tri Rahmad Priadi akan dibajak Persiraja Banda Aceh. Kita nantikan saja.

○○○○

Tim bombastikkabausirah.com

Pict : ? @semenpadangfcid

One thought on “Eksodus Punggawa Semen Padang FC Ditengah Kemerosotan Prestasi Kabau Sirah

  1. Dimana posisi manajer dan pengurus klub Semen Padang FC sehingga tidak mampu mempertahankan para pemain? Atau ada niat untuk membubarkan Semen Padang, seperti klub milik BUMN lainnya yang sudah hilang dari peredaran ?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *