Bombastikkabausirah.com – Rabu (04/08/2021)

PSP Padang terus mempersiapkan tim untuk mengarungi Liga 3 Indonesia 2021 Zona Provinsi Sumatera Barat (Sumbar). Mulai dari tahap sleksi, membentuk kerangka tim hingga pembenahan fisik serta psikologi pemain.

Bahkan persiapan tersebut telah sampai ditahap ujicoba, sejauh ini tim berjuluk Pandeka Minang itu telah melakoni dua kali laga ujicoba yang diberi tajuk latihan bersama.

Laga ujicoba pertama melawan Tim SKO (Sekolah Keberbakatan Olahraga) Sumbar berhasil dimenangkan PSP Padang 3-0 melalui sepasang gol dari Wildan Chusnul dan satu gol lewat Wiraja Aria. Latihan bersma ini berlangsung di Lapangan Kurao, Kota Padang, Sabtu (24/7).

Kemudian PSP Padang juga menang melawan salah satu tim kontestan Liga Asosiasi Kota (Askot) PSSI Kota Padang 2021, PS Cahaya Motor Kota Padang, Sabtu (31/7). Laga ini pun dimrnangkan oleh tim yang masih dipegang oleh talent scouting, beberapa diantaranya adalah Joni Effendi dan Delfi Adri.

PSP Padang menang 2- 1 atas PS Cahaya Motor dengan susah payah. Bahkan gol pertama dari PSP Padang lahir dari gol bunuh diri lawan, sedangkan gol kedua PSP melalui Tegar Samudra dan gol balasan PS Cahaya Motor lewat Reva Aditya sama-sama lahir dari titik putih.

Seusai laga, Joni Effendi, salah satu tim talent scouting PSP Padang mencoba mengevaluasi dan menjelaskan target dan progres apa saja yang ingin ia capai dilaga ukicoba melawan PS Cahaya Motor Tersebut.

“Kalau saya tak menghiraukan berapapun hasil dari sebuah laga ujicoba, yang penting adalah  apa yang kami programkan berhasil dijalankan anak-anak,” ujar Joni Effendi kepada tim bombastikkabausirah.com.

“Sebenarnya kondisi anak-anak tidak layak untuk berujicoba mereka kelelahan, karena hampir seminggu terakhir kami sangat intens menggenjot fisik mereka,” lanjut Joni Effendy.

“Tapi kami ingin mengetahui seberapa kuat daya tahan mereka, seberapa cepat mereka mengambil keputusan dan seberapa smart mereka dalam kondisi kelelahan dan tertekan seperti ini, serta ini sangat penting untuk psikologi para pemain,” sambungnya lagi.

“Sebab kondisi seperti ini bukan tak mungkin akan kita temui saat dikompetisi sebenarnya nanti. Saya rasa format Liga 3 tak akan jauh dari sistem home tournament, dan sama-sama kita ketahui kalau format seperti ini waktu istirahatnya sangat singkat,” bebernya.

“Bisa jadi hari ini kita main, besoknya main lagi dan mereka harus terbiasa dengan situasi seperti ini. Dan benar saja kelemahan-kelemahan individu dan tim semakin terlihat,” ujarnya lagi.

Pastinya ini akan memudahkan kami tim scouting untuk memperbaikinya dengan program-program yang telah kami persiapkan. Logikanya, bagaimana kita bisa memperbaiki sesuatu tanpa mengetahui kesalahan dan kelemahannya,” Joni Effendy menjelaskan.

“Tekniknya, fisiknya, mentalnya, visinya bahkan psikologinya juga kami perbaiki. Jadi tim ini kami targetkan benar-benar matang dan solid disegala hal saat kompetisi sebenarnya nanti,” ia menjelaskan lebih detail.

“Tak hanya dilapangan saja kita ada progres, diluar lapangan pun ada progres yang kita capai. Saat ini kita sudah punya mes untuk tempat tinggal anak-anak, terutama mereka yang dari luar kota,” pungkas salah satu legenda hidup PSP Padang tersebut.

○○○○

Tim bombastikkabausirah.com

Pict : 📷 @psppadang_official.id