Bomnastikkabausirah.com

Komisi Disiplin (Komdis) telah mengumumkan sanksi yang didapatkan oleh klub dan pemain yang melanggar peraturan.

Sidang yang digelar Jumat (14/6) ini mengagendakan peninjauan pelanggaran dan sanksi yang akan dijatuhkan oleh Komdis PSSI

Total ada 9 klub atau pun pemain yang terbukti melanggar peraturan dan dikenai sanksi.

Pemain Persebaya Surabaya, Elisa Basna, menjadi sorotan karena melakukan tekel horor pada laga kontra PSIS Semarang, Kamis (30/5).

Gelandang Persebaya itu menginjak bagian perut bek PSIS Semarang, Fredyan Wahyu.

Karena aksinya itu, Elisa Basna diganjar hukuman larangan tampil pada dua pertandingan Persebaya Surabaya plus denda sebesar Rp10.000.000.

Sanksi larangan tampil Elisa Basna berlaku pada pekan keempat dan kelima Liga 1 2019.

Selain Elisa Basna, pemain yang terkena sanksi larangan bermain adalah gelandang Persija Jakarta, Sandi Darman Sute.

Sandi Sute dilarang tampil dalam dua laga Persija karena menginjak pemain Barito Putera, Evan Dimas, pada laga yang digelar Senin (20/5).

Eks pemain Borneo FC itu juga didenda sebesar Rp10.000.000 karena pelanggaran tersebut.

Tak hanya Sandi Sute, Persija selaku klub juga mendapatkan sanksi dari Komdis karena pelanggaran yang dilakukan suporternya.

Pada laga kontra PSIS Semarang, Minggu (26/5), suporter Persija terlibat pelemparan botol dengan suporter lawan. Walhasil, Persija dikenai denda sebesar Rp50.000.000.

Sementara tim lawan, PSIS Semarang, mendapatkan denda lebih besar yakni senilai Rp100.000.000 karena suporternya menyalakan flare ketika menjamu Persija.

PSIS Semarang juga mendapatkan denda tambahan Rp75.000.000 karena pada pertandingan melawan Persebaya Surabaya, Kamis (30/5), suporternya juga melakukan pelemparan botol ke dalam lapangan.

Adapun Persebaya Surabaya selaku lawan PSIS Semarang mendapat denda Rp150.000.000 karena menyalakan flaredan smoke bomb.

Hukuman menyalakan flare juga diberikan kepada Arema FC dan Semen Padang FC.

Suporter Arema FC menyalakan flare dan petasan pada laga kontra Persela Lamongan, Senin (27/5) dan mendapatkan denda Rp50.000.000.

Sedangkan Semen Padang FC mendapat sanks yang lebih berat karena suporternya menyalakan flare lebih dari lima kali saat menjamu Persib Bandung, Rabu (29/5).

Karena itu, tim berjuluk Kabau Sirah itu mendapat denda senilai Rp100.000.000.

Perseru Badak Lampung mendapatkan denda karena pelanggaran yang paling berbeda di antara tim lainnya.

Tim yang musim lalu bermarkas di Serui itu mendapatkan denda Rp50.000.000 dari Komdis karena pemainnya menerima enam kartu kuning pada pertandingan melawan Kalteng Putra, Selasa (28/5).

Berikut denda yang diberikan Komdis kepada Semen Padang FC.
Semen Padang FC
– Nama kompetisi: Shopee Liga 1 Indonesia 2019
– Pertandingan: Semen Padang FC vs Persib Bandung
– Tanggal kejadian: 29 Mei 2019
– Jenis pelanggaran: Menyalakan flare di dalam stadion lebih dari 5 kali
– Hukuman: Denda Rp100.000.000

Sumber : bolasport.com