Bombastikkabausirah.com – (Selasa, 02/03/2021)

Pemain PSM Makassar, Zulkifli Syukur, ikut buka suara terkait kritikan dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI) mengenai akan digelarnya Piala Menpora 2021.

Saat ini sedang ramai mengenai kritikan dari IDI yang tidak setuju bila Polri memberikan izin digelarnya turnamen pramusim tersebut.

IDI menganggap kalau Piala Menpora 2021 tidak sejalan dengan program Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) untuk mencegah angka penularan virus corona.

“Pemerintah membuat program Pembatasan Sosial Beeskala Nesar (PSBB), PPKM, PPKM mikro yang tujuannya mencegah kerumunan. Kemudian kalau sekarang akan menyelenggarakan turnamen ini bagaimana? Itu namanya impelementasinya tidak sesuai dengan tujuan kebijakan,” kata Ketua Satgas Covid-19 IDI, Zubairi Djoerban.

“Jadi, jangan membuat kerumunan, kami tidak setuju (penyelenggaraan Piala Menpora 2021). Apa tidak sebaiknya Indonesia juga menunggu positivity rate dibawah 10 persen dulu?,” ucapnya menambahkan.

Menanggapi pernyataan dari Zubairi Djoerban, pemain PSM Makassar bernama Zulkifli Syukur ikut buka suara. Pemain berusia 36 tahun itu mengirim pesan pribadi ke Instagram IDI.

Zulkifli Syukur menuliskan pesan kalau IDI seharusnya lebih keras memberikan kritikan saat Pilkada serentak beberapa waktu lalu. Pasalnya, kegiatan tersebut lebih berpotensi menimbulkan kerumuman ketimbang turnamen Piala Menpora 2021.

“Salam sejahtera buat seluruh dokter Indonesia. Boleh kalian kecewa atas diberikannya izin terhadap Piala Menpora. Tapi ke mana kalian semua pada saat Pilkada diadakan?” tulis Zulkifli Syukur.

“Jadi dalam hal ini coba kalian cermat dalam memberi kritik. Atau kalian takut dengan pemerintah? Jadi kalian takut mengkritik soal Pilkada,” imbuhya.

Sementara itu setelah mendapatkan izin dari Polri, Piala Menpora 2021 rencananya akan diigelar pada 21 Maret 2021 mendatang. Turnamen pra musim itu akan menerapkan aturan ketat agar tidak ada yang menjadi korban penularan virus corona.

Anggota Komisi X DPR RI, A.S Sukawijaya atau yang akrap disapa Yoyok Sukawi ikut buka suara terkait penolakan dari IDI. Ia mengatakan kalau kompetisi sepak bola perlu diberikan kesempatan melaksanakan kegiatan.

“Tanpa mengurangi rasa hormat saya kepada rekan-rekan IDI yang telah berjuang memerangi Covid-19 di Indonesia, kami di Komisi X berharap sepak bola diberi kesempatan untuk beraktifitas terlebih dahulu. Jangan divonis sebelum diberi kesempatan,” kata Yoyok Sukawi.

“Toh ini juga masih uji coba sebelum Liga 1 digulirkan secara resmi. Justru di Piala Menpora nanti semua pihak bisa mengamati seberapa besar keseriusan penggiat sepak bola dalam menjalankan kompetisi dengan penerapan protokol kesehatan,” ucapnya menambahkan.

○○○○

Sumber : indosport.com

Pict : 📷 google.com