Jandia Eka Putra Lakukan Dua Kesalahan Besar Yang Kontroversial

Bombastikkabausirah.com – Selasa (23/11/2021)

Kiper PSIS Semarang, Jandia Eka Putra, melakukan dua kesalahan besar dalam laga pekan ke-13 BRI Liga 1 Indonesia 2021-2022 kontra PSM Makassar, Senin (21/11).

Laga antara PSIS Semarang melawan PSM Makassar berakhir dengan kemenangan Mahesa Jenar. PSIS Semarang berhasil memboyong pulang tiga angka usai menumbangkan Juku Eja dengan skor tipis 1-0.

Gol semata wayang Bruno Silva pada menit kelima mengembalikan PSIS ke jalur kemenangan, di mana tim tersebut sama sekali tak pernah menang dalam empat laga sebelumnya.

Sayangnya, kemenangan PSIS atas PSM Makassar itu dinodai oleh dua kesalahan utama yang dilakukan kiper mereka, Jandia Eka Putra.

Kesalahan pertama Jandia Eka Putra adalah meludahi penyerang PSM Makassar, Anco Jansen, jelang akhir pertandingan. Insiden itu tertangkap dalam layar kaca, yang berujung pada kontak fisik kedua pemain.

Akibat bersitegang, Jandia dan Anco Jansen dihadiahi kartu kuning oleh wasit yang memimpin pertandingan.

Namun rupanya, kesalahan Jandia bukan cuma itu saja. Saat kamera menyorot kiper berambut gondrong itu, ada keanehan lain yang terdapat di jersey Jandia Eka Putra.

Alih-alih nama Jandia, jersey itu bertuliskan J Ribowo, kependekan dari Joko Ribowo yang merupakan kiper cadangan PSIS Semarang.

Nomor punggung yang tertera juga menunjukkan nomor 33, yang notabene merupakan nomor punggung milik Joko Ribowo. Sementara selama ini Jandia Eka selalu menggunakan nomor punggung 30.

Karena kesalahan ini, seharusnya PSIS Semarang harus bermain dengan 10 pemain sejak menit awal.

Sebab, dikutip dari regulasi Liga 1, pemain yang mengenakan jersey yang tidak sesuai dengan namanya dilarang untuk bermain dalam pertandingan. Itu tertuang dalam Pasal 43 Ayat 3 Regulasi Liga 1 2020.

“Nama pemain yang dipasang pada seragam harus sesuai dengan nama punggung yang didaftarkan di LIB. Nama punggung tersebut boleh didaftarkan dengan nama yang tertera sesuai data KTP/paspor atau nama popular”

“LIB berwenang untuk memerintahkan klub melakukan perubahan nama di seragam apabila tidak sesuai dengan nama yang didaftarkan dan perubahan tersebut harus diberitahukan kepada LIB.”

“Jika hal ini tidak dapat dipenuhi, maka pemain yang bersangkutan tidak dapat bermain dalam pertandingan.”

Pelanggaran atas pasal ini juga membuat PSIS Semarang terancam mendapat sanksi denda sebesar Rp10 juta.

Begitu pula Pasal 20 Ayat 2 tentang Prosedur Pertandingan juga mengatur nama dan nomor punggung di jersey pemain.

“Klub menentukan 11 pemain utama dan 10 pemain cadangan. Nomor punggung yang digunakan harus sesuai dengan yang tertera di formulir pertandingan.”

“Khusus untuk penjaga gawang dan kapten harus diberikan tanda khusus.”

Pelanggaran atas pasal ini akan dilaporkan ke Komite Disiplin PSSI.

○○○○

Sumber : bolasport.com

Pict : 📷 vidio.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *