Bombastikkabausirah.com – Rabu (09/06/2021)

Secara total, Timnas Indonesia mendapatkan enam kartu kuning dalam laga melawan Vietnam dalam lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2022 Zona Asia di Stadion Al Maktoum, Dubai, Uni Emirat Arab, Senin (7/6).

Jalannya pertandingan yang keras membuat lima pemain Timnas Indonesia dihukum kartu kuning oleh wasit Ahmad Alali. Lima pemain yang dimaksud yakni Arif Satria (menit ke-15), Rachmat Irianto (18′), Nadeo Argawinata (51′), Pratama Arhan (60′), dan Egy Maulana Vikri (90+2′). Satu kartu kuning lainnya didapatkan pelatih Shin Tae-yong di menit ke-77.

Seusai laga, Shin Tae-yong pun menjelaskan alasan banyaknya kartu kuning yang didapatkan Timnas Indonesia. Dalam hal ini, satu yang pasti, Shin Tae-yong menegaskan tak pernah menginstruksikan kepada anak asuhnya untuk bermain keras ketika melawan Vietnam.

“Jadi, sebenarnya bukan taktik dari saya (permainan keras Timnas Indonesia),” kata Shin Tae-yong.

Menurut Shin Tae-yong, beberapa pemain masih terbawa emosi karena pernah dikalahkan Vietnam pada tahun 2019. Tepatnya kekalahan Timnas Indonesia terjadi di ajang SEA Games 2019. Kala itu, Skuad Garuda menyerah dari Vietnam dengan skor 0-3 di Stadion Rizal Memorial, Manila, Filipina, Selasa (10/12/2019).

“Di final SEA Games 2019, Indonesia kalah dari Vietnam, pemain saya tidak mau menerima kekalahan lagi. Kemauan mereka sendiri itu memang tinggi dan akhirnya mereka bertarung habis-habisan,” ucap Shin Tae-yong.

Timnas Indonesia ditumbangkan Vietnam dengan skor 0-4 pada pertandingan itu. Empat gol Vietnam dicetak oleh Nguyen Tien Linh (51′), Nguyen Quang Hai (62′), Nguyen Cong Phuong (67′), dan Vu Vanh Thanh (74′). Terlepas dari hasil yang didapatkan, Shin Tae-yong tetap memberikan apresiasi kepada Evan Dimas dkk.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada pemain karena secara mental, mereka sudah bekerja keras dan hal ini menunjukkan sebuah harapan untuk sepak bola Indonesia,” tutupnya.

○○○○

Sumber : bolasport.com

Pict : 📷 google.com