Bombastikkabausirah.com – Jumat (23/04/2021)

Jelang menghadapi PSS Sleman di perebutan tempat ketiga di Piala Menpora 2021, Sabtu (24/4) di Stadion Manahan, Solo, ternyata PSM Makassar sedang dalam masalah besar.

PSM Makassar dinyatakan punya setumpuk hutang kepada para pemainnya. Jika hutang tersebut tidak dibayarkan maka, keikutsertaan PSM Makssar untuk kompetisi Liga 1 Indonesia 2021 menjadi sangat terancam.

Dilansir dari goal.com, cerita Cinderella PSM Makassar selama Piala Menpora 2021 tak lepas dari kesulitan mereka yang sedang terlilit utang kepada pemain mereka sendiri sepanjang musim 2020 lalu. Hingga hal itu membuat PSM di ambang hukuman.

Beberapa bulan lalu eks striker asing PSM, Giancarlo Lopes Rodrigues, mengadu kepada FIFA terkait tunggakan gaji yang dimiliki Juku Eja kepada dirinya. Hal tersebut kemudian memantik aksi dari badan sengketa FIFA untuk menghukum PSM.

Jika tidak bisa menyelesaikan utang tersebut dalam tenggat waktu tertentu, maka PSM dilarang melakukan aktivitas transfer pemain selama tiga periode. Masalah PSM tidak hanya itu, ternyata mereka juga punya tunggakan kepada para pemain lokal.

APPI, atau Asosiasi Pesepakbola Profesional Indonesia, mengumumkan nominal yang harus dibayarkan oleh PSM jika musim ini mau aman. Hal ini merupakan keputusan dari National Dispute Resolution Chamber (NDRC), atau badan sengketa FIFA.

“NDRC Indonesia mengabulkan permohonan pemain PSM dan memerintahkan klub tersebut untuk membayarkan tunggakan dalam waktu 45 hari, dan bila melewati batas waktu, maka tidak dapat melakukan pendaftaran pemain dalam tiga periode,” tulis APPI.

“Putusan tersebut per hari ini, 20 April 2021, telah berkekuatan hukum tetap untuk dapat dipatuhi dan dijalankan seluruhnya tanpa ada toleransi dari pihak-pihak lain yang berkepentingan,” tutup APPI dalam pernyataan mereka.

Dari pernyataan APPI tersebut, dijelaskan bahwa nominal yang menjadi utang dari PSM adalah sebesar Rp6 miliar. Usaha pemain PSM, atau mantan pemain PSM, untuk mendapatkan haknya, sudah dilakukan sejak November tahun lalu.

Pada 24 November korespondensi telah dilakukan, kemudian berlanjut 16 Desember 2020, APPI mengirimkan surat korespondensi kedua kepada PSM. Pada 23 dan 25 Februari 2021, APPI mengirimkan surat permohonan NDRC.

Pada 12 April 2021, NDRC Indonesia menyampaikan putusan tertanggal 5, 6 dan 7 April 2021, memerintahkan PSM untuk membayarkan tunggakan dalam waktu 45 hari. Jika tidak, maka hukuman aktivitas transfer menanti Juku Eja.

Sebagai informasi, kesulitan finansial yang dialami PSM ini membuat mereka harus tampil seadanya pada Piala Menpora 2021. Tapi nyatanya, PSM tampil perkasa hingga menembus semifinal, dengan kekuatan penuh pemain lokal dan status underdog.

○○○○

Tim bombastikkabausirah.com

Pict : 📷 appi-online.com