Bombastikkabausirah.com – Diwarnai dua gol kontroversi dari kedua belah pihak dan satu kartu merah untuk Kalteng Putra, tim berjuluk Isen Mulang berhasil singkirkan tuan rumah Persija Jakarta dihadapan suporternya The Jak Mania, malalui adu penalti.

Walaupun Persija Jakarta yang mengambil inisiatif penyerangan, namun tim berjuluk Macan Kemayoran itu belum mampu menembus rapinya pertahanan Kalteng Putra. Hingga babak pertama berakhir skor kacamata belum berubah.

Di babak kedua, Kalteng Putra berhasil unggul lebih dulu melalui gol Tangan Tuhan nan kontroversi dari Patrick Wanggai dimenit 56. Laga sempat terhenti beberapa menit akibat protes yang dilakukan para pemain Persija Jakarta, anak asuh Ivan Kolev itu tak terima gol dari Wanggai di sah kan wasit Thoriq Al-Katiri.

Tapi setelah itu laga masih bisa dilanjutkan dan Persija Jakarta berhasil menyamakan kedudukan dimenit ke 77 juga melalui gol kontroversi Bruno Matos, yang tampak berada di Posisi off-side. Matos tampak berada sekitar dua meter dibelakang pemain terakhir Kalteng Putra.

Hingga peluit panjang tanda pertandingan berakhir berbunyi, skor 1-1 tak juga berubah. Sesuai peraturan Piala Presiden, pertandingan langsung dilanjutkan dengan babak adu penalti, tanpa harus melalui babak perpanjangan waktu.

Kalteng Putra berhasil memenangkan babak adu penalti ini dengan skor 4-3, setelah dua orang algojo Persija Fitra Ridwan dan Bruno Matos menjadi pesakitan setalah gagal mengeksekusi penalti dengan baik. Sementara dari Kalteng Putra hanya satu orang yang gagal, yaitu I Gede Sukadana.