Bombastikkabausirah.com – Minggu (18/07/2021)

Betgulirnya kompetisi Liga 1 dan Liga 2 Indonesia 2021 masih belum terlihat kapan akan dimulai. Padahal sejatinya, kedua kompetisi sepak bola di Indonesia itu sudah mulai kickoff pada Juli 2021 ini.

Namun akibat adanya PPKM Darurat di Jawa-Bali sejak 3-20 Juli 2021, kickoff Liga 1 dan Liga 2 Indonesia 2021 pun terpaksa mundur. Liga 1 Indonesia 2021 rencananya akan digelar pada 20 Agustus, sementara Liga 2 Indonesia 2021 di awal September 2021.

Rencana tersebut masih juga belum pasti. Sebab, PPKM Darurat dikabarkan diperpanjang hingga 31 Juli 2021. Meski begitu, ada syarat utama apabila Liga 1 dan Liga 2 Indonesia 2021 ingin digelar. Salah satunya adalah protokol kesehatan (prokes) yang dinilai sangat penting dalam penyelenggaraan pertandingan sepakbola sekarang ini.

Dilansir dari laman resmi Liga, baik sebelum, selama, dan sesudah pertandingan, prokes wajib diterapkan secara ketat dan disiplin.

PT Liga Indonesia Baru (PT LIB) memahami betul hal tersebut. Karena itu, jauh hari sebelum kompetisi Liga 1 dan Liga 2 Indonesia 2021 digulirkan, PT LIB mewajibkan semua klub untuk patuh dan disiplin dalam menjalankan prokes.

Secara kebetulan, bagi klub Liga 1 Indonesia 2021 yang berlaga di Piala Menpora 2021 lalu, sudah berpengalaman dalam penerapan prokes secara ketat. Ketika masih di penginapan, tempat latihan, sampai dengan selesai pertandingan, semua yang terlibat dalam satu pertandingan, telah menerapkan prokes yang ketat.

Baik pemain, pelatih, ofisial klub, perangkat pertandingan, sampai dengan local organizing committee (LOC) wajib untuk menjalani tes swab antigen. Bahkan, ketika itu, sebagian besar juga telah mengikuti program vaksinasi.

Influencer Covid-19, dr. Tirta Mandira Hudhi mendukung penuh penerapan prokes yang ketat di penyelenggaraan kompetisi sepak bola di Indonesia baik itu di Liga 1 dan Liga 2 Indonesia 2021.

“Sepak bola sudah jadi hiburan buat warga. Saat ini  yang penting patuh aturan, vaksinasi dan swab. Suporter juga harus patuh terhadap imbauan pemerintah. Cukup dukung dari rumah, jangan menggelar nonton bareng atau berkerumun,” ucap dr. Tirta.

Terkait penerapan prokes di kompetisi, Direktur Operasional PT LIB Sudjarno, menegaskan semua akan diterapkan secara ketat. Bahkan, sebelum kompetisi digulirkan, PT LIB akan mengadakan workshop khusus terkait penerapan prokes.

“Beberapa bulan yang lalu kami mengadakan workshop terkait penerapan prokes. Namun untuk lebih memaksimalkan lagi, kami akan mengadakan workshop yang sama. Lebih dari itu, kami juga membentuk satgas khusus untuk memantau pelaksanaan penerapan prokes di kompetisi Liga 1 dan Liga 2,” terang Sudjarno.

○○○○

Sumber : bolasport.com

Pict : 📷 @shopee.liga.1