Bombastikkabausirah.com – Minggu (27/06/2021)

Kebersamaan Rudi bersama Semen Padang FC tak sesingkat namanya. Sejak 2010 sampai sekarang, pria kelahiran Matur, Kabupaten Agam, 1 Juni 1987 ini sudah berkostum tim kebanggaan masyarakat Sumatra Barat.

Bersama Semen Padang FC, Rudi pernah meraih trofi juara Liga Primer Indonesia 2011-2012. Gelar juara yang membuatnya merasakan atmosfer Piala AFC pada 2013.

Di ajang kasta kedua kompetisi Asia itu, Rudi bersama tim berjuluk Kabau Sirah tersebut menembus babak perempat final sebelum dihentikan klub India, East Bengal. Ia tampil sebagai starter saat Semen Padang FC bertandang ke markas East Bengal.

“Bermain di level Asia jadi pengalaman berharga dalam karier saya bersama Semen Padang FC,” ujar Rudi dalam channel youtube Minangsatu.

Bersama Semen Padang FC pula Rudi merasakan getirnya menghadapi kenyataan tim kesayangannya dua kali mengalami degradasi di Liga 1. Pertama pada musim 2017. Saat itu, Rudi tak bisa tampil optimal bersama Semen Padang FC karena mengalami cedera lutut pada awal putaran kedua.

“Musim itu jadi momen paling pahit saya bersama Semen Padang FC. Kalau di Liga 1 Indonesia 2019, kami degradasi karena memang kalah kualitas,” sambung Rudi

Pengalaman membawa Semen Padang FC promosi ke Liga 1 pada 2018 membuat Rudi optimistis mengulang suksesnya itu di Liga 2 Indonesia 2021. Namun, dia menyadari persaingan di Liga 2 Indonesia 2021 musim ini lebih ketat dari sebelumnya.

“Memang ada Persis Solo, PSMS Medan dan Sriwijaya FC yang dijagokan lolos ke Liga 1. Tapi, materi Semen Padang FC kali ini layak untuk bersaing,” terang Rudi.

Di bawah pengananan Welliansyah sebagai pelatih kepala, Semen Padang FC mengandalkan perpaduan pemain muda dan senior.

Selain Rudi, Semen Padang FC diperkuat pemain senior seperti Vendry Mofu, Manda Cingi dan Dedi Gusmawan. Mereka diharapkan jadi anutan sekaligus pembimbing pemain muda seperti Genta Alparedo yang masuk dalam daftar panggil tim nasional Indonesia asuhan Shin Tae-yong.

Menurut Rudi membawa Semen Padang FC kembali ke kasta tertinggi adalah impian terbesarnya di pengujung kariernya sebagai pesepak bola.

“Saya berharap bisa mengakhiri karier dengan baik di Semen Padang FC. Kalau terwujud dan Semen Padang FC tak lagi memakai saya tidak apa-apa,” pungkas Rudi yang kini sudah berusia 34 ini.

○○○○

Sumber : bola.com

Pict : 📷 @semenpadangfcid