Kembali Marah-Marah, Presiden Persiraja : ‘Kalau Saya Tadi Disana Sudah Ku Hajar Itu ‘Wasit

Bombastikkabausirah.com – Jumat (14/01/2022)

Presiden Klub Persiraja Banda Aceh, Nazzaruddin Dek Gam, kembali murka atas laga pekan ke-19 BRI Liga 1 Indonesia 2021-2022, yang mempertemukan Persiraja Banda Aceh Vs PSIS Semarang.

Pertandingan Persiraja vs PSIS Semarang yang berlangsung di Stadion Kompyang Sujana, Denpasar, Bali pada Rabu (12/1) malam itu berakhir 0-1 untuk kemenangan PSIS Semarang.

Gol semata wayang itu melesat ke gawang Persiraja yang dijaga Aji Bayu pada injury time babak kedua di menit ke-96 lewat sundulan pemain belakang PSIS, Wallace Costa.

Padahal, laga sudah melewati lima menit dari masa injury time yang ditentukan. Pertandingan Persiraja vs PSIS itu dipimpin oleh wasit Iwan Sukoco.

Gol yang dicetak oleh Wallace Costa tersebut tetap disahkan oleh sang wasit, meski waktu sudah melebihi injury time.

Hal itulah yang membuat sejumlah pemain Persiraja dan manajemen tim melakukan protes keras kepada wasit Iwan Sukoco. 

Tak hanya itu, wasit juga mengeluarkan kartu kuning kedua yang berujung kartu merah untuk pemain Persiraja, Andika Kurniawan karena dinilai melakukan pelanggaran berat. Keputusan tersebut pun dinilai sangat kontroversial dan terlalu berlebihan.

Melihat hal tersebut, Presiden klub Persiraja Banda Aceh, Nazaruddin Dek Gam melayangkan kritikan terhadap kinerja wasit Iwan Sukoco. Keputusan kontroversial yang diambil wasit pada pertandingan malam itu membuat dirinya berang.

“Menyo na ke buno inan ka kuhambo wasit (kalau ada saya tadi di sana sudah ku hajar itu wasit),” kata Dek Gam dalam Bahasa Aceh, yang diungkapkannya di Instagram Stories, Rabu (12/1) usai pertandingan.

Pelatih Persiraja Banda Aceh, Sergio Alexandre juga terlihat melontarkan protes kepada wasit Iwan Sukoco saat laga kontra PSIS Semarang.

“Saya tidak senang dengan apa yang wasit lakukan kepada kami pada pertandingan ini,” ucap Sergio sebagaimana dilansir dari Kompas.com.

“Ini bukan soal perpanjangan waktu terlalu lama, tapi dia (Iwan Sukoco) benar-benar membunuh kami,” tambahnya.

Lebih lanjut, mantan pelatih tim liga Thailand, Suphanburi FC itu merasa keputusan wasit itu sangat merugikan. Bahkan menilai penampilan buruk Persiraja akibat keputusan wasit sehingga mungkin saja mengacaukan pikiran pemain.

“Saya merasa wasit tidak berpihak kepada kami, sehingga membuat para pemain gugup. Tentu saja kami harus memiliki kontrol, tapi saya pikir wasit membunuh kami pada setiap momen di pertandingan ini,” tutupnya.

Meski dirugikan oleh keputusan wasit Iwan Sukoco, Nazaruddin Dek Gam tetap memberikan acungan jempol dan apresiasi kepada para pemainnya.

Dek Gam menilai, penampilan yang diperlihatkan skuad berjuluk Laskar Rencong tersebut bermain dengan penuh semangat dan pantang menyerah. Bahkan, Dek Gam tidak mempermasalahkan jika uangnya habis kalau bermain seperti malam itu.

“Menyo lage malam nyo di maeen habeh peng hana masalah… tetap semangat anak-anak ku.. malamnyo tanyo di poh rame-rame. (Kalau seperti malam ini mainnya habis uang tidak masalah. Tetap semangat anak-anakku. Malam ini kita di pukul ramai-ramai),” ungkapnya.

Hingga pekan ke-19 BRI Liga 1 Indonesia 2021/2022, Persiraja masih kokoh sebagai juru kunci klasemen sementara setelah membukukan poin enam hasil dari satu kemenangan, tiga seri dan 15 kalah.

Sebelumnya, Dek Gam murka melihat penampilan Persiraja saat menghadapi PSS Sleman, Jumat (7/1). Dalam laga tersebut, Persiraja menelan kekalahan 1-4 dari tim berjuluk Super Elang Jawa itu.

Usai pertandingan melawan PSS Sleman, Nazaruddin Dek Gam, mengeluarkan kritik pedas kepada para pemain dan tentunya juru taktik sementara, Ahkyar Ilyas. Hal itu disampaikannya lewat postingan Instagram Stories pada Jumat (7/1).

Dalam unggahannya itu, Dek Gam menilai pelatih sangat keras kepala dan tidak cermat melihat situasi. Ia mengatakan, ketika Persiraja kebobolan satu gol seharusnya pelatih sudah tau harus melakukan apa.

Bahkan, Dek Gam meminta untuk melakukan perombakan pemain saat ketertinggalan satu gol.

“Wate talo sineuk ka tapeugah yu ganto pemain kreuh that ulee..nyan keuh hasil..abeh peng2 kee. (Waktu kalah satu gol, sudah ku bilang untuk ganti pemain. Keras kali kepala. Begitulah hasilnya. Abis uang-uang aku),” tulisnya.

○○○○

Sumber : serambinews.com

Pict 😕 istimewa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *