Bombastikkabausirah.com – Rabu (15/09/2021)

Lama tak terdengar, kabar mengejutkan datang dari Arcan Iurie (56 tahun), mantan pelatih Semen Padang FC musim 2010-2011. Kala itu, tim kebanggaan Ranah Minang tersebut bermarkas di Stadion Muhammad Yamin, Sijunjung.

Pelatih asal Moldova yang berhasil membawa tim berjuluk Kabau Sirah tersebut promosi ke Indonesian Super League (ISL) musim 2011 itu, terpaksa dideportasi dari Indonesia lantaran kehabisan uang dan tak mampu membayar denda overstay.

Izin tinggal pelatih yang juga pernah menangani klub-klub besar tanah air seperti Persija Jakarta, Persib Bandung, Persik Kediri, Persebaya dan Madura United tersebut sudah kadaluarsa sejak 2019 lalu.

Arcan Iurie tak lagi mempunyai uang, selain sudah tak berpenghasilan ia juga sudah menghabiskan tabungannya untuk mengobati penyakit stroke yang sudah dideritanya sejak 2018 silam.

Kondisi itu membuat Arcan Iurie tak bisa membayar denda overstay 60 hari pasca habisnya masa berlaku Kartu Izin Tinggal Tetap (Kitap) miliknya.

Kepala Sub Seksi (Kasubsi) penindakan imigrasi kelas 1 non TPI, Karawang, Adrian Nugroho, telah mengkonfirmasi kabar dideportasinya Arcan Iurie dari Indonesia.

“Arcan Iurie dideportasi dari Indonesia menggunakan pesawat Turkis Airlines dan transit di Istanbul, kemudian melanjutkan ke Moldova,” kata Adrian Nugroho kepada awak media.

Pelatih yang mengawali karir di Indonesia bersama Persita Tangerang tersebut, terakhir tercatat sebagai pelatih Pusamania Borneo FC (2014-2016), Kraketu Dili (Timor Leste, 2016-2017) dan Cilegon United (2017).

○○○○

Tim bombastikkabausirah.com

Pict : 📷 antarafoto.com