Kritik Tajam Safee Sali Usai Malaysia Dua Kali Dihajar Laos, Memalukan!

Bombastikkabausirah.com – Kamis (24/02/2022)

Timnas Malaysia U-23 secara mengejutkan kembali dikalahkan oleh Laos di Piala AFF U-23 2022. Hal ini langsung mendapatkan kecaman dari banyak pihak, salah satunya adalah mantan pemain Timnas Malaysia, Safee Sali.

Legenda Timnas Malaysia itu mengaku sangat kecewa dengan hasil yang didapat oleh Timnas Malaysia U-23 diajang Piala AFF U-23 tersebut. Dia lantas buka suara menanggapi kegagalan tim Harimau Malaya Muda di turnamen tersebut.

Pada laga lanjutan grup B Piala AFF U-23 2022 Senin (21/2) malam WIB lalu, Malaysia kembali menelan kekalahan dari Laos dengan skor 0-2. Kekalahan itu sekaligus menambah buruk agregat mereka dari Laos menjadi 1-4.

Pasalnya, pertemuan pertama yang digelar Jumat (18/2) juga berakhir buruk bagi Malaysia. Harimau Malaya Muda kalah tipis dengan skor 1-2 pada laga pembuka Grup B tersebut.

Kekalahan tersebut membuat Malaysia dipastikan tersingkir dari turnamen usia muda itu. Di sisi lain, Laos lolos ke babak semifinal usai menempati posisi teratas klasemen Grup B. Hasil negatif ini pun mengundang berbagai reaksi negatif dari publik Negeri Jiran.

Mantan pemain Timnas Malaysia, Safee Sali, juga terlihat meluapkan kekecewaannya terkait kegagalan Timnas Malaysia di ajang tersebut. Dia menganggap Malaysia sudah diuntungkan dengan mundurnya Indonesia di babak grup.

Mereka hanya harus melewati hadangan Laos untuk melaju ke semifinal. Sayang, tim asuhan Brad Maloney tidak bisa memanfaatkan hal tersebut. Safee bahkan menyebut bahwa Malaysia seharusnya mundur saja dari awal daripada harus mengalami kekalahan memalukan itu.

“Saya rasa lebih baik (Malaysia) mundur daripada harus menerima kekalahan yang memalukan,” ujar Safee Sali dilansir dari wawancara dengan Astro Arena, Selasa (22/2).

“Melawan Pasukan Laos yang seharusnya kita mendapatkan kemenangan, tetapi mereka berkembang dengan baik. Bisa mengalahkan pasukan kita (Malaysia) dan tampil lebih baik dari kita,” sambung pria berusia 37 tahun itu.

“Indonesia sudah tidak ada. Kita berharap melawan Laos. Kita pasti dapat poin. Lalu, kekalahan itu seperti ditimpuk batu ke muka,” tutupnya kemudian.

○○○○

Sumber : sportstars.id

Pict : 📷 istimewa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *