Laga FIFA Internasional Match, Indonesia vs Bangladesh Batal!

Bombastikkabausirah.com – Kamis (13/01/2022)

Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSSI Yunus Nusi, mengatakan persiapan laga persahabatan internasional FIFA tim nasional Indonesia kontra Bangladesh, yang rencananya bergulir pada 24 dan 27 Januari 2022 di Bali, terkendala regulasi COVID-19.

Ketika ditemui media di Kantor PSSI, Jakarta, Rabu (12/1), Yunus Nusi menyebutkan Timnas Bangladesh merasa keberatan untuk menjalani aturan protokol kesehatan pencegahan COVID-19 bagi pendatang luar negeri yang ditetapkan pemerintah Indonesia.

“Kalau harus menjalani karantina selama tujuh hari, Bangladesh menolak karena mereka akan datang pada 20 Januari 2022,” ujar pria asal Gorontalo itu seperti dimuat Antara.

Berdasarkan Surat Edaran Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Nomor 1 Tahun 2022 tentang Protokol Kesehatan Perjalanan Luar Negeri Pada Masa Pandemi Corona Virus Disease 2019 (COVID-19), pendatang dari negara-negara, termasuk Bangladesh, wajib menjalani karantina selama tujuh hari.

“Di skuad timnas Bangladesh, ada 10 pemain yang baru mendapatkan vaksin tahap pertama,” tutur Yunus.

Untuk menuntaskan persoalan ini, PSSI akan berkomunikasi dengan Satgas Penanganan COVID-19.

Andai dalam prosesnya laga versus Bangladesh batal, PSSI masih memiliki tiga pilihan calon lawan, yakni Timor Leste, Brunei Darussalam dan Maladewa.

Pertandingan persahabatan internasional FIFA pada Januari 2022 akan menjadi kegiatan pertama Timnas Indonesia tahun 2022.

Namun dalam rilis terbaru, PSSI mengumumkan Timnas Indonesia batal menggelar uji coba melawan Bangladesh. Alasannya ya itu tadi, banyak pemain dari kubu lawan yang belum melakukan vaksinasi COVID-19.

Terkait batalnya laga ujicoba melawan Bangladesh, pelatih Shin Tae-yong sudah menyetujuinya. “Alasan tidak jadi bertanding melawan Bangladesh dapat diterima dan masuk akal,” ujar Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong.

○○○○

Sumber : antara

Pict : ? istimewa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *