Lagi-Lagi Teja Paku Alam Tampil Gemilang

Bombastikkabausirah.com – Kamis (24/02/2022)

Kiper Persib Bandung, Teja Paku Alam, kembali bermain gemilang. Ia mencatatkan clean sheet ketika Persib Bandung mengalahkan PSM Makassar, Selasa (22/2) malam.

Di laga tersebut Persib menang 2-0. Dan Teja melakukan sejumlah penyelamatan agar gawang Persib tak kebobolan. Peluang dari Yacob Sayuri, Golgol, dan Wiljan Pluim semua dimentahkan agar tak menjadi gol.

Di beberapa laga terakhir memang Teja Paku Alam bermain gemilang. Penampilannya kali ini bahkan mendapat pujian dari Dadang Hidayat, mantan pemain Persib.

“Melihat penampilan Teja Paku Alam, hampir setiap pertandingan man of the match-nya pasti Teja,” kata Dadang.

“Pertandingan sebelumnya melawan Persipura juga dia tampil bagus, dia menggagalkan peluang krusial Persipura dan itu kalau terjadi gol Persib bisa kehilangan poin,” sambung Dadang.

“Di pertandingan tadi (PSM Makassar) dia melakukan save dua kali di babak pertama dan babak kedua banyak juga peluang yang digagalkan Teja,” ujar Dadang Hidayat.

Pemuda kelahiran Painan, 14 Maret 1994 ini sudah banyak melakukan clean sheet untuk Persib Bandung di musim ini.

Sebelum direkrut pada 16 Januari 2020 lalu, untuk menjadi bagian dari skuat Persib, Teja Paku Alam sebelumnya sempat memperkuat Semen Padang FC dan Sriwijaya FC.

Di dua tim tersebut Teja telah tampil sebanyak 108 kali sejak 2013 lalu. Sebelum mengawali karier sebagai pesepakbola profesional, Teja Paku Alam, sempat menjalani karir juniornya di Deportivo Indonesia pada tahun 2011-2012.

Melihat potensi dan bakat dari sang pemain, Pelatih Sriwijaya FC saat itu, Kas Hartadi pun tertarik memboyongnya pada tahun 2012, untuk memperkuat skuat Sriwijaya FC U-21.

Pada musim kompetisi 2012-2013, Teja mulai menjadi kiper ketiga untuk skuad utama Sriwijaya FC, sebagai pelapis dari Ferry Rotinsulu dan Fauzal Mubaraq di bawah mistar gawang.

Sejak tahun 2013-2018 bersama Sriwijaya FC, Teja telah tampil sebanyak 83 pertandingan. Saat Sriwijaya FC diputuskan terdegradasi ke liga 2 tahun 2018 lalu, karena dinilai memiliki potensi yang menjanjikan, Teja pun dipinang oleh Semen Padang FC pada tahun 2019, untuk mengarungi kompetisi Liga 1.

Ia pun tampil sebanyak 25 pertandingan dan menjadi kiper utama di tim asal tanah kelahirannya tersebut. Namun kebersamaan Teja dengan tim Kabau Sirah tidak berlangsung lama, sebab setahun kemudian, tim Semen Padang FC pun terlempar dari kompetisi kasta tertinggi sepakbola tanah air menuju Liga 2.

Tahun 2020, Persib yang telah memiliki I Made Wirawan dan M Natshir pun merasa perlu mencari kiper tambahan. Terlebih saat itu, M Natshir yang menjadi kiper andalan mengalami cedera parah tahun 2019, yang memaksanya istirahat panjang, sehingga hanya menyisakan I Made Wirawan dan Aqil Savik.

Melihat kemampuannya membaca permainan dan memiliki refleks yang baik, di tambah Teja Paku Alam yang memutuskan ingin hengkang dari Semen Padang FC, menjadi jalan bagi Persib Bandung untuk merekrutnya, bersama Dhika Bhayangkara.

Pilihan Persib Bandung untuk merekrutnya pun tidak salah, sebab Ia mampu menjawab kepercayaan setiap pelatih Persib yang silih datang dan pergi.

Teja pun memulai debutnya bersama Persib Bandung pada pertandingan menghadapi Persela Lamongan dalam kompetisi Liga 1 tahun 2020, dan berhasil mencatatkan clean sheet perdananya dalam pertandingan tersebut.

Hingga kini Teja Paku Alam selalu menjadi pilihan utama pelatih Robert Rene Albert untuk dapat mengamankan gawang tim berjuluk Maung Bandung tersebut.

Ia pun membuktikannya dengan menjadikan Persib Bandung sebagai salah satu tim yang paling minim kebobolan sejauh ini.

○○○○

Sumber : tribunnews.com

Pict : 📷 @tejapakualaam

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *