Bombastikkabausirah.com – Melihat komposisi pemain Semen Padang FC saat ini, skuad yang dimiliki masih kurang kedalamannya.

Jika saja salah satu pemain pilar atau pemain utama mengalami cidera atau akumulasi kartu, tak banyak pilihan pengganti untuk pelatih.

Penjaga Gawang

Mungkin hanya untuk posisi kiper saja yang kemampuan kiper utama dan kiper cadangan kemampuannya hampir setara. Antara Teja Paku Alam dan Rendy Oscario hampir memiliki kemampuan setara. Karena Rendy merupakan kiper utama tim berjuluk Kabau Sirah itu saat mengarungi Liga 2 musim lalu.

Bahkan untuk kiper ketiga Ahmad Bahtiar pun masih cukup mumpuni, hanya kurang jam terbang saja. Bahkan saat ia diberi kepercayaan ketika melawan Mitra Kukar di penyisihan Grup B Piala Presiden beberapa waktu lalu, ia mampu membukukan cleansheet, bahkan itu satu-satunya cleansheet yang dimiliki Semen Padang FC selama pramusim ini.

Belakang

Lini belakang merupakan lini yang paling disorot selama pramusim ini baik di Piala Presiden maupun dilaga ujicoba lainnya, bahkan saat di Piala Indonesia-pun lini belakang ini masih bermasalah.

Jika pemain inti lini belakang antara Agung Prasetyo dan Shukurali Pulatov saja masih belum padu, bagaimana dengan pemain cadangannya?

Apalagi untuk posisi bek tengah, cadangannya Novrianto dan Saeful Anwar masih belum teruji. Jika tidak didatangkan satu lagi pemain berpengalaman maka akan sangat sulit bagi pelatih Syafrianto Rusli untuk berkreasi dilini belakang Semen Padang FC ini.

Gelandang Bertahan

Untuk sektor ini kemampuan pemain Semen Padang FC hampir setara. Antara Barcia, Rudi dan Rosad belum ada yang terlalu istimewa. Kita masih menunggu Barcia mengeluarkan kemampuan terbaiknya.

Sedangkan Rudi sedikit termakan Usia, sementara Rosad masih sangat muda dan minim pengalaman di Liga 1.

Tengah Dan Sayap

Lini tengah dan sayap ini merupakan roh permainan dari tim kebanggaan Ranah Minang ini, bagai mana tidak dari lima gol yang tercipta selama pergelaran pramusim Piala Presiden 2019, empat gol tercipta dari pemain tengah Semen Padang FC.

Juffo (2 gol), Irsyad (1 gol) dan Dedi (1 gol) sedangkan satu gol lagi di cetak pemain penyerang yang sedang trial Florent Zitte. Dan perlu diketahui Zitte sudah tidak bersama tim lagi saat ini karena tidak jadi dikontrak.

Yang meragukan untuk lini tengah ini hanya pemain pengganti, karena tak ada yang setara Juffo, Irsyad dan dedi.

Pilihan ada pada Fridolin Yuku dan Manda Cingi yang notabene masih sangat minim jam terbang untuk Liga 1.

Penyerang

Untuk lini penyerang kehadiran Barthelemy mungkin dapat membantu, karena ia sudah menunjukan sebagai penyerang yang haus gol. Sementara ini dapat ia buktikan saat berujicoba dengan Timnas Indonesia U23 dimana ia mampu mencetak dua gol penyama kedudukan. Tetapi untuk dilaga resmi masih perlu pembuktian.

Sementara untuk Risky maupun Afriansyah yang menjadi sumber gol Semen Padang FC selama Liga 2 yang lalu, masih belum mampu menunjukan kelasnya ketika berhadapan dengan tim-tim yang selevel Liga 1. Bahkan hingga saat ini belum satu pun gol lahir dari keduanya selama pramusim ini.

Demi Target 5 Besar

Artinya, hanya sektor penjaga gawang yang bisa membuat pelatih Syafrianto Rusli bisa tidur nyenyak. Selebihnya masih butuh perbaikan atau mungkin masih butuh penambahan pemain baru.

Mumpung masih ada waktu, semoga tim manajemen dan tim pelatih dapat menyelesaikan masalah ini satu persatu. Sehingga saat Liga dimulai tim kita benar-benar siap dan bisa bersaing, apalagi target yang dipatok adalah finis di 5 besar. Bukan target yang mudah tentunya.

Seperti yang pernah diungkapkan Pelatih Syafrianto Rusli dan Dedi Hartono.

“Kami terus berburu pemain untuk melengkapi skuad yang ada. Ini untuk mengejar target lima besar di akhir musim,” ungkap Syafrianto beberapa waktu lalu.

“Saya bertekad membawa Semen Padang sebaik mungkin. Manajemen menargetkan bisa masuk lima besar. Saya dan teman-teman berusaha mewujudkannya, saya berusaha memberikan yang terbaik,” ujar Dedi Hartono.