Bombastikkabausirah.com – Imam Nahrawi selaku Menteri Pemuda dan olahraga (Menpora) sangat menginginkan Liga 1 Indonesia suatu saat nanti menggunakan teknologi Video Assistan Refferee (VAR).

Hal ini diutarakannya saat mengunjungi Bandung, dan meninjau jalannya pertandingan Bandung Premier League (BPL), beberapa waktu lalu.

“Ternyata VAR murah, hanya 25 juta, tetapi akurasinya membuat tingkat kepercayaan semua pihak terhadap putusan wasit sangat tinggi,” kata Imam, setelah mendapat penjelasan dari CEO BPL, Doni Setiabudi alias Jalu.

“Pak menteri, dampak yang paling kami rasakan adalah dengan VAR tingkat keributan atas keputusan wasit turun drastis 85 – 90 persen, karena rata-rata para pemain tidak protes jika wasit putuskan sesuatu yang krusial dengan melihat VAR, artinya ada kepercayaan, ujar Jalu CEO BPL.

Demikian pula pernyataan wasit, asisten wasit dan hakim garis yang sedang bertugas sebagai pengadil di lapangan. Mereka sepakat bahwa VAR sangat membantu saat mengambil keputusan-keputusan yang krusial.

“VAR sangat membantu kami dan kepercayaan terhadap akurasi tinggi sehingga apapun yang di putuskan dapat diterima,” kata Purwanto salah seorang wasit.