Mundurnya Win Bernadino Di Benarkan Rinold Thamrin

Bombastikkabausirah.com – Kabar tak lagi bersama timnya, manajer Semen Padang FC menemui titik terang setelah mendapat jawaban dari Direktur Utama Semen Padang FC, Rinold Thamrin.

Rinold menyebut, Win mundur karena ingin fokus pada pekerjaannya di perusahaan. “Load pekerjaan Pak Win di PT. Semen Padang sangat tinggi. Butuh perhatian lebih dari beliau,” kata Rinold.

Sebelumnya kabar ini hanya beredar liar di Media Sosial penggemar Semen Padang FC. Apalagi manajer berkacamata itu pernah mengatakan, sudah seminggu tak bersama tim, saat ditanya mengenai hasil minor yang didapat di laga pertama di Piala Presiden 2019. Tim kebanggaan Urang Awak ini dibantai Bhayangkara FC 4-2.

“Iya memang benar saya mundur dari tim. Karena harus fokus sementara waktu di pengembangan bisnis non semen, unit baru dari PT. Semen Padang,” ujarnya menjelaskan.

“Saya berterimakasih kepada semua rekan-rekan media dan juga tim Semen Padang FC dengan kerja sama yang sudah dilakukan selama ini,” Win mengakhiri.

Untuk mendampingi Semen Padang FC, kata Rinold, selama turnamen pramusim khususnya Piala Presiden 2019 ini, ditunjuk manajer AD interim yang dijabat dr. Ibrahim Iskandar yang juga menjabat sebagai dokter tim.

Namun Rinold juga menyampaikan. “Kemungkinan besar di Liga 1 nanti kita sudah mendapatkan manajer yang baru,” tutup Rinold.

4 thoughts on “Mundurnya Win Bernadino Di Benarkan Rinold Thamrin

  1. Kalau dapek secepat nyo MANEJER baru..,,
    Kalau dapek MANEJER ny selain punyo insting jo fanatik bola urangnyo tu TEGAS tapi BERSAHABAT .?
    Btw lah ado nampak BAYANGAN calon pangganti PAK WIN Da min…?

    1. Alun ado bayangan lai sanak…. dapek se saketek kode beko langsuang wak beberkan sanak… tp klo kecek pak rinold lah ado bayangannyo..
      Sadang di korek2 baru sanak?

  2. Cari agen pemain asing yg agak paten sketek,buliah pemain asing yg disodorkan kan ka manajemen rancak lo,tuka agen yg biaso tu lai

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *