Bombastikkabausirah.com – (Senin, 05/04/2021)

Babak Semifinal Piala SIWO PWI Sumbar U-17 berlangsung sengit, Minggu (4/4) di Stadion Gor Haji Agus Salim, Padang, Sumatera Barat.

Semifinal pertama mempertemukan BBC Batuang Taba melawan Nelayan FC. Dimana laga ini digelar mulai pukul 10.00 WIB. Tak seperti laga sebelumnya saat babak 8 besar, saat itu BBC harus susah payah menyingkirkan Finna FC via adu penalti.

Kali ini BBC Batuang Taba berhasil menyingkirkan Nelayan FC 2-0 hasil satu gol dimasing-masing babak. Kemenangan ini membawa BBC Batuang Taba ke laga puncak alias babak final hari Senin (5/4).

Semifinal kedua saling berhadapan IPRC Indarung melawan Gasliko 50 Kota. Laga yang terjadi dibawah guyuran hujan dan lapangan licin tersebut tetap berlangsung seru.

Meski dengan keadaan demikian, kedua tim masih mampu membangun serangan demi serangan. IPRC Indarung unggul terlebih dahulu melalui titik putih setelah pemain Gasliko 50 Kota melakukan handsball dikotak terlarang.

Dan pemain IPRC Indarung, Rendi Meidi Pratama, sukses menuntaskan tugasnya menjadi algojo tendangan penalti tersebut. 1-0 untuk IPRC Indarung atas Gasliko 50 Kota.

Namun dibabak kedua giliran Gasliko 50 Kota yang mendapatkan penalti, setelah Lugas Satrya Pratama dijegal dua orang pemain IPRC Indarung. Lugas sendiri tampil sebagai algojo, dan sukses membuat kedudukan menjadi 1-1.

Hingga laga berakhir, kedudukan 1-1 antara IPRC Indarung dengan Gasliko 50 Kota tak berubah, sehingga laga harus dilanjutkan kebabak adu penalti.

Pada babak inilah penjaga gawang IPRC Indarung, M. Ridho Tamani yang notabene putra dari eks penjaga gawang PSP Padang dan Semen Padang FC, Samosir Tamani, tampil cemerlang.

Bahkan M. Ridho Tamani mampu menggagalkan dua penendang awal dari Gasliko 50 Kota, yang salah satunya adalah Lugas Satrya Pratama. Sehingga IPRC Indarung sempat unggul 2-0 dalam babak adu penalti ini.

Namun sayang, kegagalan demi kegagalan juga dialami dua penendang penalti IPRC Indarung, sehingga kedudukan menjadi seimbang 3-3 pada akhir masing-masing lima penendang.

Lanjut ke penendang ke enam dari masing-masing tim, kedua penendang ini gagal melaksanakan tugasnya karena tendangan mereka berhasil di mentahkan kedua penjaga gawang. Sehingga kedudukan tak berubah tetap 3-3.

Mau tidak mau pertandingan harus berlanjut ke penendang ke tujuh. Penendang IPRC Indarung berhasil mengecoh penjaga gawang Gasliko 50 Kota, Firhanul. Namun penendang ke tujuh dari Gasliko 50 Kota tak mampu menaklukan M. Ridho Tamani penjaga gawang IPRC Indarung.

M. Ridho Tamani benar-benar menjadi momok bagi pemain atau algojo-algojo Gasliko 50 Kota, bagaimana tidak, 4 dari 7 penendang penalti Gasliko 50 Kota berhasil digagalkan oleh penjaga gawang yang tergolong kurus tersebut.

Hasil akhir 4-3 (1-1) tersebut membawa IPRC Indarung kebabak final untuk menantang BBC Batuang Taba. Laga final dan perebutan 3/4 akan berlangsung pagi ini, Senin (5/4). Berikut jadwal pertandingan yang dirilis panitia pelaksana.

Perebutan 3-4

● Nelayan FC vs Gasliko 50 Kota (10.00 WIB)

Final

● BBC Batuang Taba vs IPRC Indarung (13.00 WIB)

○○○○

Tim bombastikkabausirah.com

Pict : 📷 FB Muhammad Ridho