Pengusaha Cantik Nan Kaya Asal Cilacap Ingin Akuisisi Klub Tanah Kelahirannya

Bombastikkabausirah.com – Selasa (01/02/2022)

Mendukung klub asal kota kelahiran wajib hukumnya, tapi itu saja tidak cukup bagi pengusaha asal Cilacap Maya Damayanti. Dia punya cita-cita mengakuisisi klub Liga 2 Indonesia PSCS Cilacap.

Di Liga 2 Indonesia 2021 lalu, PSCS bergabung di Grup C bersama beberapa tim tangguh seperti Persis Solo, Persijap Jepara, PSIM Yogyakarta, Hizbul Wathan, dan AHHA PS Pati FC.

Meski secara materi tidak sebagus Persis, PSIM, atau AHHA PS Pati FC, PSCS terbukti merepotkan. Dari 10 pertandingan, PSCS mampu meraih empat kemenangan, empat seri, dan cuma dua kali kalah. Dua dari empat kemenangan, didapat atas Persis dan AHHA PS Pati FC.

Sayang saja, PSCS gagal lolos ke delapan besar karena cuma finis ketiga dengan 16 poin, selisih tiga poin dari PSIM sebagai runner-up grup. Namun, tetap saja perjuangan PSCS diapresiasi oleh fansnya yang sudah lama menanti performa seperti itu.

Tak terkecuali fans spesialnya bernama Maya Damayanti, yang berprofesi sebagai pengusaha tambang. Sayang, karena kesibukannya, Maya baru dua kali menonton pertandingan klub berjuluk Hiu Pantai Selatan tersebut. Yang pertama pada 2019 dan yang kedua saat mengalahkan Persis lalu.

Mungkin nama Maya bagi publik sepakbola nasional belum diketahui, tapi bagi suporter PSCS, dia adalah Dewi Penyelamat. Sebab, di saat klub tengah kesulitan keuangan karena kompetisi berhenti karena pandemi COVID-19, dia tetap menyokong dari segi dana meski bukan berstatus pengurus atau pemilik klub.

Baginya, hal itu dilakukan sebagai bentuk kontribusi kepada kota kelahirannya, bukan karena tujuan apapun, Sebab, kehadiran Maya rupanya sudah membuat fans PSCS senang bukan main.

Sebab, PSCS selama ini dianggap dikuasai oleh tangan-tangan yang ingin memanfaatkan klub untuk kepentingan pribadi dan politik.

“Saya tidak ada kepentingan apapun jika kelak diberi kepercayaan untuk mengelola PSCS, yang saya inginkan hanyalah payung hukum dari PSCS jika saya menjadi pengelola,” ujar Maya seperti yang kami kutip dari derik.com.

“Jadi saya hanya murni ingin membantu menyelamatkan PSCS agar bisa menjadi klub kebanggaan masyarakat kota Cilacap yang berprestasi di tingkat nasional,” sambungnya.

Bagi Maya yang punya kekuatan finansial dari usaha utamanya, mendanai PSCS bukan persoalan sulit. Tapi, Maya tidak mau begitu saja memberikan dana untuk PSCS jika akhirnya hanya dimanfaatkan oleh oknum tak bertanggung jawab.

Dia ingin PSCS bisa dikelola secara profesional ke depannya agar bisa memberikan kebahagiaan kepada para pemain serta fans. Wanita 44 tahun itu mencontohkan bahwa dia sempat membantu para pemain dari segi finansial, di tengah krisis keuangan klub saat pandemi.

“Jika itu sudah disepakati, saya akan total membangun kekuatan sepakbola PSCS agar bisa berprestasi. Kalau Saya diberi kepercayaan memegang penuh pengelolaan PSCS secara seratus persen, saya oke saja, demi menyelamatkan PSCS,” janjinya.

“Sekarang saya lebih membantu para pemain, karena mereka bukan orang mampu dan dizalimi karena belum terima gaji selama dua bulan. Kalau saya menyokong klub dengan dana, itu sama saja seperti menggarami lautan,” paparnya.

Meski demikian, Maya tidak ingin buru-buru mengambil alih PSCS karena dia ingin adanya itikad baik dari kepengurusan lama di bawah pimpinan Presiden Klub Bambang Tujiatno, untuk memberikan laporan keuangan, agar semuanya menjadi lebih jelas.

Jika semua masalah bisa diselesaikan, maka target untuk lolos ke Liga 1 sangat bisa dipenuhi setidaknya mulai tahun 2023.

“Jangan ada pihak-pihak lain yang mengintervensi saya, berikan saya totalitas payung hukum dan laporan keuangan selama tiga tahun belakangan ini. Selain itu, untuk para suporter, mari bantu saya membesarkan PSCS karena tanpa kalian semua apalah artinya saya ? Agar bisa berprestasi di kancah persepakbolaan tanah air,” harapnya.

“Untuk saya pasti akan selamatkan PSCS, tetapi saat ini sudah mepet sekali untuk 2022 karena belum ada kejelasan dari manajemen lama. Dan persiapan pun belum mampu. Saya tetap berjuang untuk 2023, tapi tetap juga melihat keputusan Pak Bambang,” ujarnya lagi.

“Saya akan due diligent sebelum take over 100 persen untuk selamatkan PSCS Cilacap. Bagaimana saya mau all out di klub ini jika belum sepenuhnya milik saya? Saya akan lakukan apapun untuk menyelamatkan PSCS dan melajukan tim ini ke Liga 1,” tutup Maya Damayanti.

○○○○

Sumber : detik.com

Pict : 📷 istimewa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *