Bombastikkabausirah.com – Semen Padang FC harus menerima kenyataan bahwa tim berjuluk Kabau Sirah itu harus terkena dan membayar denda sebesar Rp.100 juta, dan harus dibayarkan sekitar tanggal (28/6) atau 14 hari setelah vonis ditetapkan.

Vonis ini didapat setelah adanya pelanggaran penyalaan flare sebanyak lima buah dimenit-menit akhir pertandingan kala menjamu Persib Bandung di Stadion Gor H. Agus Salim, Padang.

Hal ini harus dijadikan pelajaran, karena yang akan menaggung segala beban dan resiko adalah pihak Semen Padang FC. Seperti yang diutarakan Rinold Thamrin selaku CEO PT. Kabau Sirah Semen Padang (PT. KSSP).

“Denda ini tentunya terasa berat untuk kami, karena saat ini tim membutuhkan dana yang tidak sedikit” kata Rinold seperti dikutip dari laman resmi Semen Padang FC.

“Selain itu kani juga sedang dalam pengeluaran besar-besaran, untuk memperbaiki stadion dan lampu,” Rinold menambahkan.

“Harapan besar kami tentunya kejadian ini tidak terulang lagi kedepannya, jika suporter benar-benar mendukung tim ini dengan penuh,” tutup Rinold mengakhiri.