Bombastikkabausirah.com – Sabtu (05/06/2021)

Ya, PSP PADANG, KAMI RINDU KAU BANGKIT….!!! (Catatan ringan penuh makna, Heryandi Djahir), mancari pambangkik batang tarandam (mencari pembangkit asa yang tenggelam).

Hebohnya pemberitaan Timnas Indonesia dan akan dimulai nya Liga 1 dan Liga 2 Indonesia 2021, mengingatkan kerinduan kami akan PSP Padang. Betapa tidak, begitu lama sudah tertidur ‘mati suri’. Entah masih ada atau sudah tenggelam?

PSP Padang tim yang berjuluk Pandeka Minang tersebut saat ini masih berada dikasta ketiga persepakbolaan nasional yakni, Liga 3. Di kompetisi Liga 3 terakhir sebelum pandemi COVID-19 zona Propinsi Sumatera Barat (Sumbar), PSP Padang adalah juaranya.

Namun ketika melangkah keputaran berikutnya, belum lagi keputaran nasional, diputaran regional Sumatera saja PSP Padang sudah tak berdaya. Dengan keadaan saat ini sangat pantas para pecinta PSP Padang bertanya, bagaimana nasib nya sekarang?

Gebrakan atau terobosan sangat diperlukan untuk membangkitkan gairah PSP Padang ini. Begitu banyak tokoh-tokoh sepakbola yang potensial, dipercaya mampu untuk mengelola PSP Padang dengan benar.

Langkah itu semakin mudah dengan sudah definitif-nya Walikota Padang bapak Hendri Septa sebenarnya. Tapi siapakah tokoh sepakbola yang menonjol yang ditengarai akan mampu terjun langsung mengelola tim legenda Sumbar dan nasional ini?


PSP Padang sudah punya nama besar di kancah nasional, punya basis suporter yang lumayan militan, sekaranglah momentum untuk bangkit. PSP Padang bisa menjadi tuan rumah dimana-mana, karena seluruh pelosok Nusantara banyak diisi oleh perantau asal Ranah Minang.

Juli ini Liga 1 dan Liga 2 Indonesia akan segera dimulai. Dan tidak lama lagi Liga 3 Indonesia 2021 dapat dipastikan akan menyusul. Hal ini sudah dipersentasikan saat kongres tahunan PSSI 29 Mei 2021 yang lalu.

Mengamati pergerakan persepakbolaan Sumbar, khususnya Kota Padang yang masih terasa adem-adem saja, tapi dibalik itu sesuai pengamatan kami, bapak Walikota bisa segera diharapkan dapat menunjuk sosok yang akan total dan mau berkorban baik biaya maupun waktu demi sang Pandeka Minang.

Sosok tersebut bisa saja dari Eksekutif atau Judikatif bahkan Birokrat sekalipun yang punya hubungan baik kemana-mana. Salah satu nya menurut pengamatan kami adalah bapak Mastilizal Aye, Ketua Askot (Asosiasi Kota) PSSI kota Padang yg sangat aktif.

Bahkan sekarang ini beliau masih bisa menyelenggarakan Liga Askot Kota Padang tahun 2021, ditengah pandemi COVID-19. Saat ini beliau juga sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Padang 2019-2024 bidang Anggaran.

Andaikata bapak Hendri Septa dapat menyerahkan kepercayaan ini kepada beliau, mungkin dengan cara penunjukan sebagai ketua harian PSP Padang, hal ini tentu sangat pantas untuk disandangnya.

Saya sangat mendukungnya, bukan tanpa alasan, karena berdasarkan pengalaman ditahun 1996 yang lalu (saat PSP Padang juara Divisi I setara Liga 2 saat ini dan promosi ke Divisi Utama setara Liga 1), bapak Yusman Kasim ditunjuk sebagai Ketua Harian PSP Padang.

Saat itu beliau masih dalam lingkungan pejabat Kota Padang, degan sigap beliau dapat memilih kabinetnya kepengurusan degan tepat. Sekarang sudah ada Asosiasi Pelatih Sepakbola Seluruh Indonesia (APSSI) yang mewadahi pelatih PSSI khususnya untuk Kota Padang, tentu akan bisa diajak untuk duduk bersama dan kerjasama dalam pemilihan pelatih PSP Padang nantinya.

Bahkan Mastilizal Aye, bapak empat anak yang akrab disapa Aye ini, ditenggarai sebagai pembina klub Jantung Sehat FC (Janse FC) yang merupakan salah satu klub peserta Liga Askot 2021.

Dan klub Janse FC ini banyak bermaterikan pemain-pemain muda berbakat dari Pusat Pendidikan dan Latihan Pelajar (PPLP) Kota Padang yang merupakan akan menjadi cikal bakal pemain hebat Sumbar nantinya.

Begitulah harapan kami akan kebangkitan Pandeka Minang PSP Padang agar segera bergairah kembali. Berikut ini saya sertakan juga ‘testimoni’ beliau dalam rekam jejaknya dipersepakbolaan Kota Padang.

“Tidak banyak yang bisa saya ungkapkan, bahwa saya pernah berkiprah di sepakbola Kota Padang. Saya hanyalah penggemar dan pencinta Berat PSP Padang, sebagaimana saya juga mencintai sepakbola nasional,” ucap Mastilizal Aye.

“Saya rasa tidak satupun kegiatan dan pertandingan PSP Padang yang terlewatkan oleh saya ketika kecil. Saya selalu mengikuti pertandingan PSP Padang bahkan lewat Radio,” bebernya.

“Karena saya hanyalah Anak Kampung, anak seorang pensiunan Tentara, yang ketika tanggal 15 gaji orang tua saya sudah habis. Dan selanjutnya kami hidup berutang di warung, dan itu berlansung terus menerus setiap bulan,” Aye mengenang masa kecilnya.

“Dari kecil, sejak umur 6 tahun, saya sudah di tinggal pergi oleh almarhumah ibu saya.
Dan alhamdulillah Allah telah jaga saya sampai pada situasi saat ini,” pungkasnya.

Berikut rekam jejak keterlibatan Mastilizal Aye di persepakbolaan Kota Padang

2003
Bersama PSP Padang sebagai Pembantu Umum, di Divisi 2 (setara Liga 3), ketika PSP Padang melakoni home turnamen di Padang Sidempuan dan Palembang. Bahkan karena kesibukan manager dalam perjalanan Aye diangkat jadi Assisten Manager PSP Padang.

2004
Sebagai manager persiapan PSP Padang U-15 ke Medan untuk mengikuti sebuah turnamen. Tapi Aye mengundurkan diri sehari sebelum keberangkatan, karena kesibukan yang tak bisa ditinggalkan.

2005
Mendirikan LSSB (Lembaga Sekolah Sepakbola) Kota Padang, bersama penggiat sepakbola Kota Padang.

2005
Mendirikan SSB TELKOM, Namun kurang berkembang, karena kurang nya dukungan dari instansi yang bersangkutan.

Diangkat sebagai pembina dibeberapa SSB Kota Padang. Salah satu nya SSB Rajawali sampai sekarang.

Bergabung degan komunitas klub Janse FC sampai sekarang.

2019
Oktober 2019 di angkat jadi ketua ASKOT (Asosiasi PSSI Kota Padang). Dan masih menjabat hingga saat ini.

2020.
Maret, bersama pengurus Askot PSSI Kota Padang, kembali memutar kompetisi Liga Askot PSSI kota Padang yang telah vakum lebih kurang selama 15 tahun.

2020,
Mendirikan Young Janse FC dan mengikuti Liga Askot PSSI Kota Padang. Yang mana saat ini Liga Askot Kota Padang memasuki keduanya ditahun 2021 ini.

Penutup :

Berharap bersama penggemar dan pencinta sepakbola Kota Padang dan mereka-mereka yang peduli degan PSP Padang, untuk mengembalikan kejayaan PSP Padang dan menjadikan klub berjuluk Pandeka Minang sebagai icon Kota Padang dibidang olahraga.
Aamiin
Wassalam

Tulisan diatas hasil bincang-bincang kami dengan bapak Mastilizal Aye, murni dari keinginan kita untuk melihat PSP Padang berjaya kembali.

○○○○

Sumber : Catatan Heryandi Djahir (eks manager PSP Padang dan Semen Padang FC)

Editor : tim bombastikkabausirah.com

Pict : 📷 koleksi Heryandi Djahir