Bombastikkabausirah.com – (Rabu, 14/10/2020)

Keinginan PSSI untuk menggelar lagi kompetisi Liga 1 Indonesia 2020 bertepuk sebelah tangan. Sebab Polri menegaskan lagi bahwa izin takkan diberikan.

Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) masih berpegangan teguh dengan sikap mereka sebelumnya. Bahwa pandemi COVID-19 di Indonesia masih tinggi sehingga kegiatan yang mengundang keramaian tak akan diizinkan.

Selain itu, Polri juga masih mengutamakan pengamanan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak pada akhir tahun. Terlebih, pemerintah sudah menyatakan bahwa Pilkada akan tetap dilakukan di tengah pandemi virus corona, sehingga hal itu menjadi prioritas Polri.

“Polri kan sudah jelas menyampaikan kalau selama Pilkada-Pandemi tidak akan mengeluarkan izin keramaian,” kata Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Argo Yuwono.

Sikap Polri ini sudah dinyatakan Argo sebelumnya saat mengumumkan tak memberi rekomendasi Liga 1 Indonesia yang seharusnya sudah lanjut mulai 1 Oktober lalu. Namun PSSI bersikeras bahwa kompetisi tetap harus dilanjutkan.

Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan saat itu merespons larangan Polri dengan memasang target bahwa kompetisi harus lanjut minimal pada November mendatang. Kebetulan keinginan Iriawan itu seirama dengan 18 klub Liga 1 Indonesia 2020 yang hari ini sepakat melanjutkan kompetisi, Selasa (13/10).

Sayang keinginan ini ternyata tak dibarengi dengan izin kepolisian, meski PT LIB dan PSSI masih akan mengupayakannya. Maka dari itu besar kemungkinan kompetisi tidak jadi lanjut karena izin tidak turun.

“Izin kepolisian saat ini masih diupayakan. Tentunya Kepolisian punya pertimbangan-pertimbangan,” kata Direktur Utama PT LIB Akhmad Hadian Lukita, singkat.

○○○○

Sumber : detiksport.com

Pict : 📷 google.com