Bombastikkabausirah.com – Minggu (12/09/2021)

Direktur Utama (Dirut) PT Liga Indonesia Baru (PT LIB), Akhmad Hadian Lukita menegaskan bahwa berdarnya pembagian grup Liga 2 Indonesia yang beredar di Media Sosial (Medsos) itu belum pasti dan tidak benar.

Seperti diketahui, pembagian empat grup Liga 2 Indonesia 2021 telah beredar luas di media sosial pada Jumat (10/9) malam WIB. Dalam pembagian grup Liga 2 Indonesia 2021 tersebut dibagi menjadi empat grup dengan masing-masing terisi enam tim.

Akhmad Hadian Lukita memastikan bahwa untuk format Liga 2 Indonesia sudah diputuskan oleh Komite Eksekutif (Exco) PSSI dengan dibagi menjadi empat grup. Namun, terkait beredarnya pembagian grup Liga 2 Indonesia 2021 itu ditegaskan tidak benar.

Pria asal Jawa Barat itu menjelaskan dan menegaskan yang sebenarnya, bahwa pembagian grup yang telah beredar di media sosial itu sebenarnya hanya draf. Menurutnya pembagian grup Liga 2 Indonesia 2021 bisa berubah total karena yang telah beredar itu hanya draf.

Bahkan PT LIB bisa memastikan pembagian grup yang beredar itu tidak masuk dalam rencana. Itu hanya draf yang ditunjukkan kepada klub sebagai contoh dan untuk kepastian pembagian grup sendiri akan diputuskan nanti.

“Untuk pembagian grup itu belum fix. Penegasannya sebetulnya itu masih draft dan tidak bisa disebut rencana karena masih bisa berubah jauh,” ucapnya seperti yang kami kutip dari bolasport.com.

Lebih lanjut ia menjelaskan, untuk pembagian grup Liga 2 Indonesia 2021 nantinya akan melalui drawing atau pengundian, apa langsung dibagi juga belum diputuskan. Menurut Hadian, terkait kepastian itu masih dalam diskusi dengan PSSI termasuk dengan pembahasan soal tuan rumah.

Seperti diketahui, terdapat 11 tim yang telah mengajukan diri sebagai tuan rumah yakni PSMS Medan, PSPS Riau, Sriwijaya FC, RANS Cilegon FC, Dewa United FC, PSKC Cimahi, Persekat Tegal, PSCS Cilacap, Persis Solo, Kalteng Putra, dan Persiba Balikpapan.

Dari 11 tim tersebut nantinya akan dilakukan verifikasi terlebih dahulu. Apabila ada yang sudah sesuai dan memenuhi standar yang ada maka tim tersebut akan terpilih sebagai tuan rumah pada babak penyisihan Grup Liga 2 Indonesia 2021.

“Itu nanti akan diputuskan PSSI termasuk keputusan siapa yang menjadi tuan rumah Liga 2 Indonesia 2021,” kata Hadian.

Hadian juga mengatakan bahwa saat ini PSSI dan PT LIB telah mengajukan proposal ke pemerintah terkait rencana bergulirnya Liga 2 Indonesia 2021. PSSI dan PT LIB memutuskan untuk menggelar Liga 2 Indonesia 2021 pada 26 September hingga 19 Desember 2021.

Tetapi, Hadian menegaskan bahwa hal itu masih hanya tertera dalam proposal. Sebab untuk kepastian bergulirnya Liga 2 Indonesia 2021 tetap akan diputuskan oleh Pemerintah karena masih adanya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

“Jadwal akan kami propose ke pemerintah terlebih dahulu. Jadi kami tunggu rekomendasi tersebut. Terkait tanggal tersebut itu memang proposal dari PSSI dan LIB ke pemerintah. Tapi kami masih menunggu acc (accept atau menerima),” pungkasnya.

○○○○

Sumber : bolasport.com

Pict : 📷 google.com