Bombastikkabausirah.com – Selasa (28/09/2021)

Hasil negatif yang diraih Persebaya Surabaya pada empat pekan pertama BRI Liga 1 Indonesia 2021/2022 direspons oleh pendukungnya, Bonek Mania.

Kelompok suporter yang identik dengan warna hijau tersebut kecewa dengan peforma tim kesayangan mereka. Hingga muncul karangan bunga yang bertuliskan ‘RIP Kemenangan #ajiout’.

Kekecewaan itu disampaikan oleh koordinator Green Nord, Husein Ghozali. Pasalnya, tim Kota Pahlawan mengalami tiga kekalahan dari empat pertandingan yang telah dilalui.

“Sangat kecewa dengan pencapaian yang dihasilkan Persebaya, empat kali pertandingan cuma mendapatkan tiga poin,” katanya, seperti yang kami kutip dari bola.net.

“Itu prestasi yang luar biasa buruk buat kami,” imbuh pria yang akrab disapa Cak Conk tersebut.

Padahal, kata dia, Persebaya adalah tim yang tetap menggelar latihan di tengah Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Tetapi, hasilnya di lapangan tidak maksimal.

“Bukan tidak percaya proses, ini ada yang salah dari tim ini,” lanjut Cak Conk.

Dia juga mengatakan bahwa Persebaya tidak tampil sesuai ciri khasnya. Oleh karena itu, dia meminta agar hasil tersebut dipertanggungjawabkan oleh manajemen, tim pelatih dan pemain.

“Kalian yang membawa Persebaya, kalian yang harus mempertanggungjawabkan apa yang dihasilkan,” tegas Cak Conk.

Dia juga tak mempersoalkan siapa pelatih dan pemainnya. Yang penting bisa membawa Persebaya lebih berprestasi.

Terkait karangan bunga yang dikirim ke Persebaya Store dan adanya desakan agar Aji Santoso mundur, menurut Cak Conk itu merupakan bentuk luapan kekecewaan suporter.

“Menurut saya sih wajar aja mengungkapkan luapan emosi teman-teman,” jelas Cak Conk.

“Di saat tim lain merangkak ke atas untuk memperbaiki klasemen atau posisinya Persebaya malah terseok-seok menuju peringkat bawah,” tegasnya.

Karena itu, pihaknya meminta agar kompetisi ini tidak dijadikan ajang eksperimen. Karena BRI Liga 1 Indonesia 2021/2022 bukan seperti Piala Menpora yang bisa untuk coba-coba pemain.

“Liga 1 ini pembuktian, siapa pemainnya, siapa pelatihnya,” Cak Conk menambahkan.

Dia juga mempertanyakan alasan Aji Santoso selalu menurunkan Rachmat Irianto. Padahal dia kerap tampil di bawah performa.

“Tolong pelatih itu dengarkan, jangan ada sungkan-sungkanan. Masak sih dikritisi Bonek se-Indonesia nomor 13 sampai jadi starter di bawah performance-nya padahal,” tandasnya.

○○○○

Sumber : bola.net

Pict : 📷 @officialpersebaya