Semen Padang FC yang tergabung di grup B Piala Presiden 2019, akan memulai petualangannya menghadapi tuan rumah Bhayangkara FC, Minggu (3/3) di Stadion Candrabhaga, Bekasi, Jawa Barat. Setelah melakoni uji coba melawan tim asal Kalimantan, Barito Putera di stadion Gajayana, Malang.

Setelah manghadapi tuan rumah, berikutnya berturut-turut menghadapi Bali United, Jumat (8/3), kemudian Mitra Kukar, Rabu, (13/3). Menyikapi jadwal pertandingan yang akan dijalani, Manajer Semen Padang mengatakan dengan jeda yang cukup panjang antar pertandingan, tentunya akan membantu masing-masing tim untuk recovery.

“Dari jadwal yang diirilis, banyak waktu bagi setiap tim untuk berbenah dan mempersiapkan diri untuk pertandingan berikutnya. Kita tentu juga memaksimalkan hal itu,” ungkap Win.

Manajer berkacamata itu menyebut, tidak mematok target yang terlalu tinggi, yang penting bisa bersaing dulu di babak penyisihan grup.

Win menilai saat ini seluruh tim dalam masa persiapan dan pembentukan tim jelang kompetisi sesungguhnya Liga 1 Indonesia. Piala Presiden setidaknya dijadikan momen untuk melihat kemampuan tim dan kualitas individu para pemain.

“Kita tidak mematok hasil tinggi pada Piala Presiden tahun ini. Kesempatan ini kita jadikan melihat sejauh mana penampilan tim serta sebagai sarana perbaikan. Turnamen seperti ini tentunya sangat membantu tim pelatih dalam melihat kelemahan dan hal-hal yang akan diperbaiki. Meski begitu saat ini persiapan tim dirasakan sudah siap untuk menghadapi turnamen pramusim tersebut. Dimana dalam beberapa sesi latihan sudah terlihat skema permainan tin Kabau Sirah ,” ujarnya.

“Kita rasa tim sudah sangat siap untuk turnamen ini, pemain sangat bersemangat untuk melakukan uji coba yang sebenarnya menjelang Liga 1 bergulir. Paling tidak misi kita lolos dari penyisihan grup dulu,” tuturnya.