Bombastikkabausirah.com – Jumat (24/09/2021)

Kompetisi Liga 2 Indonesia 2021 rencananya digelar mulai 26 September 2021 mendatang. Kompetisi kasta kedua akan diikuti oleh 24 tim dengan format kompetisi home tournament pada babak penyisihan grup.

Para peserta dibagi ke dalam empat grup. Artinya setiap grupnya berisikan enam tim. Sistemnya double round robin alias bertemu semua tim di grup, namun dibagi ke dalam dua putaran.

Liga 2 Indonesia 2021 kali ini nampaknya akan lebih menarik, mengingat melibatkan beberapa pesohor Tanah Air. Anak dari Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, yaitu Kesang Pangarep menjadi Direktur Utama Persis Solo. Ada juga Raffi Ahmad yang mengakuisisi sekaligus menjadi Chairman Rans Cilegon FC.

Lalu Atta Halilintar yang mengakuisisi PSG Pati dan sekaligus menjadi chairman klub. Lalu ada Dewa United FC yang dimiliki pengusaha Tommy Hermawan Lo.

Dilansir dari bolaskor.com, kami mencoba memprediksi tim-tim mana yang berpeluang promosi ke Liga 1 tahun berikutnya. Itu dengan melihat kekuatan dan komposisi pemain. Setidaknya ada tujuh tim yang bisa berpeluang masuk ke Liga 1. Siapa saja?

1. PSMS Medan

Nama pertama ini tidak boleh dilupakan sebagai salah satu calon kuat untuk naik ke Liga 1. PSMS memiliki sejarah panjang dalam dunia sepakbola Indonesia. Kiprah PSMS sudah dimulai sejak era Perserikatan. PSMS berhasil menjadi juara tahun 1967, 1971, 1975 (Juara Bersama Persija), 1983, dan 1985.

Namun PSMS terpuruk pada era Indonesia Super League (ISL) hingga terdegradasi pada 2008, sebelum akhirnya promosi kembali dua tahun berikutnya. PSMS akhirnya mampu promosi ke Liga 1 usai jadi runner-up Liga 2 Indonesia 2017. Hanya semusim, PSMS kembali terdegradasi ke Liga 2 pada tahun 2018. Kini PSMS siap bersaing di Liga 2 dan kembali promosi.

2. Sriwijaya FC

Sriwijaya menjadi salah satu tim sukses di Indonesia. Laskar Wong Kito pernah berhasil meraih gelar juara Liga Indonesia 2007, Indonesia Super League (ISL) 2012, Piala Indonesia musim 2008, 2009, dan 2010.

Penampilannya pada Liga 1 Indonesia 2018 tidak sebanding dengan nama besar tim. Alhasil pada tahun tersebut, meski dilatih oleh pelatih hebat sekelas Rahmad Darmawan, Sriwijaya FC turun kasta ke Liga 2. Kini Laskar Wong Kito dilatih oleh Nilmaizar dan mencoba kembali mengulang prestasi dan bisa berlaga di Liga 1.

3. Semen Padang FC

Semen Padang FC adalah klub sepakbola eks Galatama asal Kota Padang yang bermarkas di Stadion Gor Agus Salim, Padang, Sumatera Barat.

Pada era Liga Indonesia, Semen Padang FC konsisten tidak tedegradasi sampai era Indonesia Super League (ISL). Setelah itu, Semen Padang FC mampu menjadi juara Indonesia Premier League (IPL) tahun 2012, saat dualisme kompetisi.

Tim Kabau Sirah akhirnya mampu berlaga di Liga 1 Indonesia 2019 setelah promosi sebagai runner-up Liga 2 Indonesia 2018, saat itu Semen Padang FC di arsiteki Syafrianto Rusli. Sayang hanya semusim, Semen Padang kembali terdegradasi ke Liga 2. Pada Liga 2 Indonesia 2021 dengan memiliki persiapan yang matang, Semen Padang FC akan menjadi kekuatan yang diperhitungkan.

4. Persis Solo

Persis Solo adalah klub sepakbola yang berasal dari kota Solo, Jawa Tengah, Indonesia, yang merupakan salah satu pendiri PSSI. Klub ini didirikan pada 8 November 1923 oleh Sastrosaksono. Awal berdirinya tidak langsung menggunakan nama Persis, melainkan masih bernama Vorstenlandsche Voetbal Bond (VVB), semacam perserikatan sepakbola.

Tahun ini Persis menjadi penantang serius bagi tim-tim lain yang ingin masuk ke Liga 1 tahun 2022. Dipimpin oleh Kaesang Pangarep, Persis menjelma menjadi Los Galactios di Liga 2 dengan mendatangkan pemain-pemain berlabel Liga 1.

Tidak hanya itu saja, untuk mewujudkan ambisinya, Persis juga mengontrak pemain naturalisasi seperti Alberto Goncalves dan Yoo Hyun-koo. Jadi wajar saja Persis menjadi salah satu kandidat kuat untuk masuk ke Liga 1 mendatang.

5. RANS Cilegon FC

RANS Cilegon FC menjadi nama baru yang ada di Liga 2 Indonesia 2021. Tim milik Raffi Ahmad dan Rudy Salim ini berhasil mengakuisisi tim sebelumnya yaitu Cilegon United. Selepas membeli klub, Raffi langsung membentuk tim dengan menunjuk Bambang Nurdiansyah sebagai pelatih kepala.

Tidak hanya itu saja Raffi juga mendatangkan beberapa pemain-pemain berpengalaman seperti Christian Gonzales, Hamka Hamzah, Syamsir Alam, dan terakhir ada Rendy Juliansyah. Mereka juga melakukan persiapan yang cukup matang dengan menggelar TC di Turki. Jadi RANS Cilegon FC ini jadi salah satu pesaing kuat untuk lolos ke Liga 1.

6. Dewa United FC

Sama Seperti RANS Cilegon FC, Dewa United FC juga merupakan tim yang notabene baru di Liga 2 Indonesia 2021. Dewa United FC datang dengan mengakuisisi Martapura FC. Selepas itu, Dewa United FC langsung membangun tim yang luar biasa. Beberapa pemain Persija Jakarta pun mereka datangkan, seperti Shahar Ginanjar, Hamra Hehanussa, dan Rafli Mursalim.

Mereka juga mendatangkan pemain syarat pengalaman seperti Jajang Sukmara, Rishadi Fauzi, dan Ade Suhendra. Untuk mengisi pos pelatih, Dewa United FC tidak main-main dengan mendaratkan Kas Hartadi. Dengan skuad mentereng, manajemen Dewa United FC pun memiliki target untuk masuk ke Liga 1 Indonesia 2022.

7. AHHA PS Pati FC

AHHA PS Pati FC menjadi tim dengan kekuatan keuangan baru yang siap bersaing di Liga 2 Indonesia 2021. Atta Halilintar dan Putra Siregar ini berhasil membeli saham dari Saiful Arifin dan mengubahnya menjadi tim yang solid dengan mendatangkan pemain-pemain berkualitas dan berlabel Liga 1.

Nama-nama beken seperti Nurhidayat Haji Haris, Zulham Zamrun, Sutan Zico, dan beberapa pemain lainnya mengisi skuat AHHA PS Pati FC. Dengan diracik oleh Ibnu Graham, AHHAbPS Pati FC bisa mengganggu dominasi dari tim-tim lama seperti PSMS Medan, Sriwijaya FC, dan Semen Padang FC.

○○○○

Sumber : bolaskor.com

Pict : 📷 @semen Padang FC