Bombastikkabausirah.com – CEO PT. Kabau Sirah Semen Padang (PT.KSSP) Rinold Thamrin mengaku kecewa terhadap Pemerintah Kota Padang (Pemkot) yang tidak merawat rumput Stadion Gor H. Agus Salim (GHAS) yang akan digunakan sebagai kandang tim berjuluk Kabau Sirah pada kompetisi Liga 1 Indonesia 2019.

“Kita telah mengalokasikan anggaran untuk perbaikan rumput untuk menghadapi verifikasi yang dilakukan PSSI, namun setelah perbaiki langsung digunakan kembali,” ujar Rinol, Rabu (10/4).

Menurut dia seharusnya Pemkot menjaga rumput yang telah diperbaiki agar dapat digunakan maksimal dalam Liga 1 Indonesia nantinya. Ia mengatakan seharusnya Pemkot memiliki anggaran perawatan stadion karena, sebagai penyewa Semen Padang FC telah menjalankan kewajiban dengan membayarkan retribusi yang telah ditetapkan.

“Kami sebagai penyewa tentu telah membayar kewajiban yang telah ditentukan dan pemilik stadion tentu harus melakukan pembenahan stadion. Bukan kami lagi yang melakukan perbaikan,” sambung Rinold.

Sementara PLT Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Kota Padang Al Amin mengatakan pihaknya telah menganggarkan dana APBD Kota Padang untuk memperbaiki beberapa fasilitas stadion, mulai dari pembenahan ruang ganti pemain, toilet, pengecatan dan lainnya. Apabila perbaikan tersebut belum memenuhi standar sebagai kandang Liga 1 Indonesia yang ditetapkan oleh PSSI, tentu pihaknya (Pemkot) berharap kekurangan itu dapat dipenuhi oleh tim Semen Padang FC.

Terkait dengan penggunaan GHAS, ia menilai stadion merupakan sarana umun yang dapat dimanfaatkan untuk kepantingan umum, dan bukan hanya untuk Semen Padang FC.

“Stadion ini sarana umum dan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat. Jangan hanya karena Semen Padang telah memperbaiki lapangan sehingga stadion ini tidak dapat digunakan oleh yang lain,” kata Al Amin.

Ia juga menjelaskan sejauh ini Semen Padang FC telah mengajukan permohonan kepada pihaknya untuk menggunakan GHAS sebagai kandang tim Kebanggaan Ranah Minang untuk mengarungi Liga 1 Indonesia musim 2019.

Sumber : antaranews