Bombastikkabausirah.com – (Selasa, 16/02/2021)

.
Tim Semen Padang FC (SPFC) menggelar seleksi pemain yang nantinya akan menjadi bagian tim SPFC Academy. Seleksi ini merupakan lanjutan dari proses pemantauan bakat yang dilakukan pada turnamen Katapolos Cup beberapa waktu lalu. Seleksi tersebut dilakukan pada hari ini, Minggu (14/2) di Lapangan latihan tim SPFC, Indarung.

.
Proses seleksi dilakukan oleh Tim Talent Scouting SPFC coach Welliansyah dan Hendra Susilo bersama Pelatih Kepala SPFC Academy Hengki Ardiles. Pemain yang berhasil terjaring bakatnya tersebut, berasal dari berbagai daerah di Sumatera Barat seperti, Payakumbuh, Tanah Datar, Sijunjung dan Padang. Nantinya para pemain tersebut akan menjalani latihan rutin tim SPFC Academy.

.
Koordinator SPFC Academy, Akhmayanda Nasution menyebutkan, kegiatan seleksi ini merupakan cikal-bakal untuk pembentukan tim Academy SPFC tahun 2021. Seleksi ini menjadi seleksi awal untuk seleksi yang akan berjalan sampai beberapa waktu kedepan.

.
“Hari ini kita mengundang 40 pemain yang akan kita jaring dan bertujuan untuk pembentukan tim SPFC Academy. Pemain yang datang saat ini merupakan hasil dari pantauan tim pelatih, Hengki Ardiles sebagai pelatih kepala dibantu dengan Tim Talent Scouting coach Weliansyah dan Hendra Susilo yang beberapa waktu lalu menyaksikan kejuaraan Katapolos Cup,” ujarnya.

.
“Setelah seleksi tahap awal ini kita akan melakukan seleksi umum. Sesuai dengan komitmen kita dan Managemen, kita ingin membangun academy tim yang akan melahirkan pemain-pemain yang nantinya akan menjadi cikal-bakal pemain senior SPFC. Bentuk keseriusan kita, academy kita juga akan berafaliasi langsung dengan program dari FIFA dan akan konsisten terus kita jalankan,” tambahnya.

.
Sebelumnya, menurut pria yang akrab disapa Yanda ini SPFC selalu rutin memiliki academy yang mengikuti ajang-ajang kompetisi ditingkat junior. Namun, setelah pandemi program ini harus terhenti.

.
“SPFC selalu konsisten memiliki Academy sejak SPFC Pratama dulu. Terakhir academy kita berlaga di ajang Elite Pro Academy (EPA) 2019 ditingkatan U-16, U-18 dan U-20. Harapan kita setelah academy kembali terbentuk, kita mampu mendapatkan bakat-bakat terbaik dari seluruh Sumatera Barat yang akan mewakili kita dikejuaraan junior. Selain itu, kita juga inginkan pemain-pemain ini nantinya juga mampu menembus skuad Timnas Indonesia,” sebutnya.

.
Akhmayanda berharap pemain-pemain yang saat ini mengikuti seleksi bisa maksimal memperlihatkan kemampuannya. Yanda juga berpesan bagi pemain yang nantinya gagal masuk tim agar selalu terus giat dalam berlatih.

.
“Kita menginginkan pemain muda yang seleksi ini mampu tampil prima, bermain pecaya diri, jadilah diri sendiri dan menunjukkan kemampuan terbaiknya. Apapun hasilnya nanti baik tepilih atau tidak, ini bukan akhir perjalanan mereka. Jika tidak bersama SPFC mereka juga bisa tampil dengan tim lainnya. Karena tujuan kita memiliki academy adalah mampu mengembangkan pemain yang bisa bersaing untuk membela SPFC senior dan bisa berbicara ditingkat nasional dan internasional,” tandasnya.

.
Pelatih kepala SPFC Academy, Hengki Ardiles mengatakan dari hasil pantuan tim pelatih yang melakukan seleksi tahap awal ini ada beberapa pemain yang sudah terpilih untuk mengisi slot pemain SPFC Academy.

.
“Pertama kita ucapkan terimakasih kepada pemain yang hadir atas undangan kita, hasil diajang Katapolos Cup. Dari seleksi tadi kita lihat pemain-pemain memiliki bakat dan potensi yang sangat besar. Dari hasil pantauan kita dengan coach Wel dan Coach Hendra ada beberapa pemain yang nantinya terpilih untuk tim academy,” ujarnya.

.
“Untuk pemain yang terpilih nanti akan kita sampaikan langsung kepada SSB masing-masing. Kita masih menunggu keputusan Managemen berapa pemain yang dibutuhkan. Kita berharap pemain-pemain yang mengikuti seleksi tahap awal ini terus semangat berlatih karena dari sinilah nanti cikal-bakal dari mereka menuju pemain profesional,” jelasnya.

.
Terpisah, tim talent scouting SPFC Academy yang diwakili oleh coach Weliansyah dan Hendra Susilo menyebutkan hasil pantauan pemain yang dilakukan jauh diatas ekspektasi tim pelatih. Bakat-bakat yang ada memiliki kualitas diluar prakiraan tim pelatih. Duo asisten pelatih SPFC senior ini berharap dengan segaranya berjalan SPFC Academy talenta-talenta ini memiliki wadah untuk mengejar jenjang karir profesional didunia sepakbola. Tidak menutup kemungkinan mereka menjadi cikal-bakal pemain SPFC senior.

.
“Pemain-pemain yang kita pantau secara umum diklub masing-masing kemarin ternyata memiliki kualitas diatas ekspektasi kita setelah kita seleksi secara gabungan. Begitupun dengan hasil pantauan kita kemarin, kita mungkin melihat 6-7 orang pemain yang kita rasa memiliki kualitas bagus. Namun, seleksi dari pagi dan sore tadi kita melihat lebih dari itu. Mungkin ada 11 atau 13 pemain,” ujar Hendra Susilo yang juga asisten pelatih tim SPFC senior.

.
“Kita berharap academy ini segera berjalan. Sehingga nantinya akan muncul pemain-pemain muda seperti Genta Alparedo di tim senior SPFC,” ungkapnya.

.
Hal senada juga diamini oleh coach Weliansyah. Pelatih yang sudah mengabdi lebih dari 40 tahun di tim SPFC baik sebagai pemain maupun pelatih ini berharap kedepannya tim SPFC akan dihuni lebih banyak putra-putra terbaik dari Ranah Minang.

.
“Kita lihat semua pemain ini adalah pemain – pemain berbakat dan bertalenta. Dari pantauan kita di Katapolos Cup kita menyeleksi 40 pemain yang nantinya akan kita saring lagi kita pilih yang terbaik untuk menjadi bagian dari tim academy kita,” ujar Weliansyah.

.
Kita harapkan dengan adanya academy, kita inginkan tim SPFC nanti diisi oleh talenta-talenta dari Sumatera Barat sendiri. Kita inginkan pemain-pemain ini yang akan menjadi supporting untuk tim senior kita. Karena banyak pemain-pemain yang lahir dari academy kita seperti, Leo, Rendi, Firza yang mampu menembus tim senior,” sebut Weliansyah.

○○○○

Sumber : semenpadangfc.co.id

Pict : 📷 @semenpadangfcid