Bombastikkabausirah.com – Semen Padang FC mendapat hasil yang kurang memuaskan ketika melawat ke Stadion Andi Mattalata, Makassar, saat menghadapi PSM Makassar, Senin (20/5). Semen Padang FC harus menelan kekalahan di laga perdananya di Shopee Liga 1 Indonesia 2019.

Kekalahan tetap sebuah kekalahan, namun tim berjuluk Kabau Sirah tersebut masih pantas pulang dengan kepala tegak, sebab yang dilawan adalah runner-up Liga 1 musim 2018 lalu. Dan tahun ini skuad asuhan Darije Kalezic pun telah mencapai babak semifinal Zona Asean untuk AFC cup 2019.

Berbanding terbalik dengan tim kebanggaan Urang Awak yang merupakan tim promosi yang baru terbentuk, sebab di starting eleven hampir terjadi 70 persen perubahan. Jadi artinya, meski kalah penampilan Semen Padang FC patut diapresiasi.

Tim asuhan Syfrianto Rusli sebenarnya mampu meredam permainan Juku Eja, dan lebih memberikan perlawanan dibabak kedua. Terbukti beberapa peluang mampu diciptakan anak-anak Indarung tersebut yang mengancam gawang PSM Makassar yang dijaga Rivky Mokodompit. Hanya saja finishingtouch yang tak maksimal membuat gol urung terjadi.

Dan lebih menariknya lagi, pada laga perdana tersebut, Semen Padang FC tampil tidak dengan kekuatan terbaiknya. Sebab beberpa pemain utama absen membela Kabau Sirah. Sebut saja duo asing Jose Sardon dan Mario Barcia yang absen karena cidera.

Sedangkan untuk pemain lokal juga absen dua orang yaitu, Rudi Doank (cidera) dan Syaiful Indra Cahya (urusan keluarga). Syafrianto Rusli sebagai pelatih kepala tak lupa mengapresiasi perjuangan anak asuhnya.

“Ini baru pertandingan awal, anak-anak telah memperlihatkan semangat. Penampilan tim cukup memuaskan. Semoga pada pertandingan selanjutnya semakin membaik,” ujarnya.

Ia juga menambahkan, bahwa seluruh punggawa Kabau Sirah telah melupakan kekalahan atas Juku Eja tersebut dan fokus pada pertandingan tandang kedua di Stadion Maguwuharjo untuk menghadapi tuan rumah PSS Sleman.

“Kita sekarang mempersiapkan diri jelang menghadapi PSS Sleman. Kita akan melakukan evaluasi dan perbaikan, sehingga bisa lebih maksimal lagi pada pertandingan nanti,” Syafrianto mengakhiri.