Sriwijaya FC, PSMS Medan Dan PSPS Riau Terancam Dicoret Dari Liga 2 Tahun 2019

Bombastikkabausirah.com

PLT Sekjen Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI) Sandi Suwardi Hasan mengatakan ada tiga klub yang terancam tak bisa mengikuti kompetisi Liga 2 Imdonesia 2019.

Ketiga klub yang dimaksud adalah Sriwijaya FC, PSPS Riau, dan PSMS Medan. Belum lengkapnya dokumen pendukung membuat ketiganya belum memenuhi syarat verikasi klub peserta Liga 2.

Masalah penunggakan gaji menjadi salah satu belum keluarnya rekomendasi kepada tiga klub tersebut. Terlebih tiga klub itu banyak bolong soal administrasi, sehingga BOPI belum terbitkan rekomendasi.

“Ketiganya tidak ada dokumen sama sekali, tidak bisa juga kami bebaskan. Klub Liga 2 yang belum lolos verifikasi administasi lebih dari setengahnya. Kami akan tegas, kalau tidak beres ya tidak bisa bergulir Juni mendatang,” ucap Sandi di Kantor BOPI, Wisma Kemenpora, Kamis (13/6).

PSMS dikabarkan belum melengjkapi dokumen SPT (Surat Pajak Tahunan) 2019 dan tunggakan gaji pemain musim lalu. Begitu juga PSPS dan Sriwijaya FC soal izin usaha bukan bergerak di bidang sepak bola.

“Sebenarnya paling lambat itu sudah selesai seminggu sebelum kami mengeluarkan rekomendasi. Kan kalau mepet mereka tidak bisa mengurus izin keramaian,”

“Tidak akan sehat bergulirnya Liga jika masih ada pernik-pernik sidang di pengadilan. Itu menunjukan bahwa kita tidak professional,”

“Gaji itu menjadi fokus BOPI, karena seperti tadi masih ada yang belum beres selain Sriwijaya juga ada PSPS, PSMS dan beberpa klub lain yang tidak terekpos mereka ada masalah tapi mereka juga belum menyertakan bebas tunggakan,” jelas Sandi.

Sumber : bolalob.com

2 thoughts on “Sriwijaya FC, PSMS Medan Dan PSPS Riau Terancam Dicoret Dari Liga 2 Tahun 2019

  1. Kalau PSMS indak heran gai awak do masalah ny urang yg pinyo PSMS samo tau si lah awak..,, tapi kalau untuak PSPS samo SRIWIJAYA yo miris wak apolai SRIWIJAYA hancur gara2 POLITIK ?.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *