Standar Minimal 800 Lux, Penerangan GHAS Saat Ini Baru 500 Lux

Bombastikkabausirah.com – Selain persiapan tim, ada sejumlah hal yang harus dibenahi Semen Padang FC jelang mengarungi Shopee Liga 1 Indonesia 2019. Salah satunya terkait dengan penerangan di Stadion Gor H. Agus Salim (GHAS), Padang yang merupakan homebase tim kebanggaan Urang Awak tersebut.

CEO PT. Kabau Sirah Semen Padang (KSSP), Rinold Thamrin menyebut, stadion terbesar di Sumatera Barat (Sumbar) itu, sudah diverifikasi beberapa waktu lalu. Ada dua lembaga yang melakukan verifikasi yakni, Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI) dan PT. Liga Indonesia Baru (PT. LIB).

“Verifikasi telah dilakukan oleh BOPI dan PT. LIB, namun secara terpisah. BOPI melakukan verifikasi pada Rabu (24/4). Tiga hari sebelum launching tim Semen Padang FC. Kemudian dilanjutkan PT. LIB, Minggu (28/4),” ungkap Rinold seperti di kutip dari media cetak Padang Ekspres.

Dari verifikasi tersebut katanya, BOPI dan PT. LIB merekomendasikan perbaikan beberapa sarana dan prasarana, terutama soal penerangan yang harus dilakukan terhadap Stadion GHAS.

Saat ini jelas Rinold, penerangan stadion yang berada dibawah pengelolaan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Padang itu, tidak mencapai standar atau hanya 500 Lux. Sedangkan standart minimalnya adalah 800 Lux. Bahkan beberapa lampu yang ada saat ini, ada yang tidak berfungsi.

Sebab itu dia berharap, Dispora Kota Padang membantu menyelesaikan persoalan penerangan di Stadion GHAS sebelum tenggat waktu yang di tentukan 20 Mei mendatang.

“Dari hasil terakhir pengecekan kamj, ada tujuh lampu yang mati. Lampu-lampu yang mati itu saya harap diperbaiki atau diganti oleh Dispora Kota Padang” ujarnya.

Walaupun lampu-lampu yang kini tidak berfungsi itu diperbaiki, penerangan GHAS yang ada saat ini belumlah mencukupi standar minimal 800 Lux.

“Nampaknya kita (Semen Padang FC) harus menambah (Lampu Stadion) juga. Apa boleh buat,” ujarnya pasrah.

Rinold mengungkapkan jika seandainya perbaikan penerangan GHAS tidak bisa terpenuhi pada tenggat waktu yang telah ditentukan, tim berjuluk Kabau Sirah itu terpaksa menjadi tim musafir dengan menggunakan stadion lain di luar Sumbar untuk laga kandangnya.

“Saya masih ancang-ancang, belum bisa saya putuskan akan menggunakan stadion yang mana,” ujarnya.

Ditempat terpisah, Pelaksana Tugas (PLT) Kepala Dispora Kota Padang, Al Amin menyampaikan, lampu penerangan GHAS masih dalam status garansi. Pihaknya telah memanggil pihak ketiga yang mengerjakan lampu penerangan GHAS tersebut.

“Pihak ketiga yang mengerjakan lampu itu sudah melakukan peninjauan ke lapangan. Berdasarkan laporan UPT Stadion GHAS, pihak ketiga tersebut bersedia mangganti lampu-lampu yang mati itu secepatnya. Kami akan siap membantu Semen Padang FC. Bahkan kami bangga Stadion GHAS digunakan untuk Liga 1,” ucap PLT Dispora Kota Padang tersebut.

Sumber : Padang Ekspres

2 thoughts on “Standar Minimal 800 Lux, Penerangan GHAS Saat Ini Baru 500 Lux

  1. seharusnya sta.ghas ini wajib direnovasi total,bukan renovasi setengah hati seperti ini,kemarin sudah didatangkan oleh tim manajemen spfc vendor LESTARINDO,tapi ya itulah hanya sekedar untuk survey2 saja tanpa kelanjutannya seperti apa karna tidak ada dukungan dari pemko padang,karna alasan tiada anggaran,tidak seperti daerah2 lain pemda2nya begitu serius membenahi2 stadion2nya dan hasilnya sudah nyata terlihat,bahkan tim baru badak lampung lansung membenahi stadionnya,kalo spfc sama pemko hanya bisa memberi angin sarugo,gadang ota dan pehape saja dari dulu.

    1. Kalau Lestarindo cuma rumput lapangan sanak… tidak termasuk lampu, tribun dan fasilitas lainnya… pemko keberatan karena lapangan saja menghabiskan 2,5 M sementara anggaran dispora sangat terbatas… harus ada bantuan Pemprov atau APBN?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *