Bombastikkabausirah.com – Rabu (28/07/2021)

Penjaga gawang timnas sepakbola nasional Myanmar yang menolak untuk pulang dan mencari status pengungsi di Jepang akan bergabung dengan tim lokal di Yokohama sebagai salah satu pemain dengan status magang menyusul persetujuan visa enam bulan awal bulan.

YSCC Yokohama, yang saat ini berada di divisi ketiga liga Jepang, mengatakan ingin menawarkan kesempatan kepada Pyae Lyan Aung untuk terus bermain, dilansir JapanTimes.

Penjaga gawang itu diberikan visa ‘kegiatan yang ditentukan’ yang memungkinkannya untuk tinggal dan bekerja di negara itu selama enam bulan, berdasarkan tindakan darurat pemerintah Jepang untuk mencegah penduduk Myanmar di Jepang dideportasi.

Pemain berusia 27 tahun itu mengatakan pada saat itu bahwa dia ingin bermain untuk tim mana pun di Jepang.

Pyae Lyan Aung memasuki Jepang pada akhir Mei sebagai anggota tim sepakbola nasional Myanmar dengan visa untuk tinggal dengan izin jangka pendek tidak lebih dari 90 hari.

Selama pertandingan antara Jepang dan Myanmar pada akhir Mei, penjaga gawang yang masuk sebagai pemain pengganti mengangkat tiga jari tangan kanannya dengan tulisan ‘WE NEED JUSTICE’ dalam bahasa Inggris saat lagu kebangsaan Myanmar dimainkan. Salut tersebut telah digunakan di Myanmar sebagai bentuk perlawanan terhadap kudeta militer pada 1 Februari.

Saat tim akan meninggalkan Jepang pada 16 Juni setelah memainkan dua kualifikasi Piala Dunia lebih lanjut, dia mengatakan kepada otoritas imigrasi di Bandara Kansai di Prefektur Osaka bahwa dia ingin tetap berada di negara itu.

Dia mengajukan status pengungsi dan meminta untuk mengubah status visanya di Jepang pada 22 Juni setelah mengungkapkan ketakutannya akan nyawanya setelah memberi hormat tiga jari.

○○○○

Sumber : bolalob.com

Pict : 📷 google.com