Bombastikkabausirah.com – (Selasa, 06/04/2021)

Hampir seluruh tim-tim peserta Liga 2 Indonesia 2021, sudah mulai mempersiapkan diri untuk mengarungi kompetisi kasta kedua nasional tersebut. Liga 2 seakan menggeliat setelah dua tokoh muda nan milenial, Raffi Ahmad dan Kaesang Pangarep putra bungsu dari Presiden Joko Widodo ikut berkecimpung dipersepakbolaan nasional.

Hal itu ditandai dengan keduanya mengakuisisi atau membeli saham klub Liga 2 Indonesia. Raffi Ahmad mengakuisisi Cilegon United, sementara Kaesang Pangarep membeli saham Persis Solo.

Tak hanya sampai situ, Raffi Ahmad, suami dari Nagita Slavina tersebut juga dikabarkan akan berinvestasi besar-besaran di klub yang diakuisisinya tersebut. Bahkan kini nama dan logo Cilegon United telah dirubah menjadi RANS Cilegon FC.

Walaupun Liga 1 dan Liga 2 belum ada kejelasan tentang pelaksanaan kompetisi dari PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (PT LIB), dikarenakan terkendala surat izin, namun beruntung PSSI dan PT LIB diizinkan untuk menggelar turnamen pramusim dalam tajuk Piala Menpora 2021 walau tanpa penonton dan suporter di Stadion.

Menurut desas-desus, turnamen pramusim ini akan dijadikan sebagai acuan untuk layak atau tidaknya PT LIB diberikan izin untuk menggelar kompetisi Liga 1 dan Liga 2 bahkan berkemungkinan Liga 3. Sehingga penerapan Protokol Kesehatan (Prokes) dikawal sangat ketat karena negara kita masih dalam pandemi COVID-19.

Jika panitia dan seluruh elemen dapat menjalankan Prokes dengan baik, kemungkinan akan mempermudah PT LIB maupun PSSI untuk mengantongi izin memutar kompetisi dari pihak Satgas COVID-19 maupun pihak Kepolisian.

Atas acuan inilah beberapa insan sepakbola dan beberapa klub Liga 2 Indonesia merasa optimis kompetisi akan segera digelar. Tak tanggung-tanggung, beberapa klub Liga 2 mulai jor-joran mendatangkan pelatih dan pemain berlevel bintang dan Liga 1.

Bagaimana dengan klub kebanggan Urang Awak, Semen Padang FC? Sepertinya tim berjuluk Kabau Sirah tersebut masih adem ayem saja. Padahal menurut kabar yang beredar, manajemen Semen Padang FC disebut-sebut sangat getol meminta PSSI dan PT LIB menggelar turnamen pramusim yang diperuntukan untuk klub-klub Liga 2 Indonesia.

Jika memang ada pramusim untuk klub-klub Liga 2, Semen Padang FC, diharuskan untuk mempersiapkan tim lebih cepat. Karena sebelumnya pihak manajemen melalui Effendi Syahputra menyatakan akan mempersiapakan tim selelapas lebaran Idul Fitri 2021.

Yang menjadi pertanyaan besar sebenarnya adalah, siapakah pelatih yang akan menangani Semen Padang FC? Dikarenakan pelatih sebelumnya, Eduardo Almeida, kontraknya sudah berakhir dan ia sepertinya sudah mendapatkan pelabuhan karir yang baru. Jadi Semen Padang FC harus segera mencari penggantinya.

Saat ini potensi yang ada dan yang masih ada keterkaitan dengan Semen Padang FC adalah Welliansyah, Hendra Susilo dan Delfi Adri, namun nama terakhir tidak sedang dalam tim. Lain halnya dengan Welliansyah dan Hendra Susilo mereka adalah asisten dari pelatih Eduardo Almeida.

“Belum ada turnamen pramusim dan (kepastian) liga membuat kami tidak bisa mengikat mereka (pemain dan pelatih), dan ada tim yang datang ingin menggunakan jasa mereka, tentu kita harus profesional,” ujar Effendi Syahputra, menejer Semen Padang FC melalui akun youtube resmi Semen Padang FC saat menanggapi kepergian Irsyad Maulana dan Leo Guntara.

Sedangkan Welliansyah sendiri ditanyakan mengenai hal ini saat mendampingi beberapa pemain Semen Padang FC seperti Genta Alparedo, Yoga Noviandre, Amar Prayogi dan beberapa pemain undangan yang mengikuti latihan bersama di lapangan Mess Indarung, Senin (5/4) masih bungkam dan belum mau memberikan keterangan.

○○○○

Tim bombastikkabausirah.com

Pict : 📷 BA