Timnas Myanmar U-23 Panggil Pemain Yang Merumput Di Liga Spanyol

Bombastikkabausirah.com – Sabtu (22/01/2022)

Timnas Myanmar mulai melakukan persiapan untuk menyonsong pergelaran Piala AFF U-23 2022. Ada strategi gahar yang mulai diperlihatkan. Timnas Indonesia pantas untuk waspada terhadap Timnas Myanmar. 

Piala AFF-U23 2022 akan digelar di Kamboja pada 14-26 Februari mendatang. Selain menghadapi Timnas Indonesia dan Malaysia, Myanmar juga akan bersaing dengan Laos di Grup B.

Salah satu langkah yang sudah dilakukan Timnas Myanmar untuk Piala AFF U-23 adalah memanggil Arthur Pha. Arthur Pa saat ini bermain di klub Segunda Division Liga Spanyol, CD Leganes.

“Arthur Pha, pemain kelahiran Myanmar yang bermain untuk klub Spanyol, Leganes, akan bermain untuk Timnas Myanmar U-23 asuhan Velizar Popov,” tulis media Myanmar, Global New Light Myanmar, Selasa (18/1).

Ada ancaman serius yang terlihat. Standar tinggi Liga Spanyol diyakini telah menempa kemampuan Arthur Pa ke level tinggi. Kehadiran Arthur Pha di skuad Myanmar berpotensi merepotkan Timnas Indonesia pada Piala AFF U-23 2022.

Apalagi, sang pemain punya catatan karier yang mengesankan. Nyaris tak ada cela di rekam jejaknya. Arthur Pha pindah dari Myanmar ke Thailand saat usianya masih kecil. Arthur kemudian bertemu pelatih Inggris di Thailand pada 2017.

Pelatih ini yang merekomendasikannya untuk mengikuti trial di Leganes. Pada 2019, Arthur mendapatkan kontrak profesional di Leganes. Sebelumnya, Arthur juga sempat mencicipi atmosfer sepak bola Thailand.

“Saya mulai bermain sepak bola saat masih 7 tahun. Saya main untuk tim sekolah ketika berusia 10 tahun. Saya juga bermain di klub Thailand, Chiang Mai dan Narkhun Chiang Mai,” kenang Arthur Pha.

Dalam unggahan Instagram pribadi Arthur Pha, dia menunjukkan sebuah seragam Timnas Myanmar yang dia bentangkan di atas kasurnya. Dia mengatakan bangga mendapat kesempatan membela negaranya kali ini.

“Bangga bisa hadir membela negaraku,” bunyi kutipan Insta Story @arthurpha pada Senin (10/1).

Dia mengaku pola permainan di Eropa jauh lebih cepat. Hal itu membuatnya harus beradaptasi dengan baik. Tentu gaya bermainnya itu akan sangat berdampak kepada Timnas Myanmar U-23 nantinya. 

Sekedar gambaran, di 2020 lalu, Leganes pernah menahan Imbang Real Madrid 2-2. Padahal saat itu Real Madrid masih diperkuat Sergio Ramos, Karim Benzema dan Isco.

Bius Leganes dan Arthur Pa ini membuat Myanmar terlihat menakutkan. Apalagi, Spanyol masih menjadi salah satu kiblat sepakbola dunia.

○○○○

Sumber : genpi.co

Pict : 📷 @arthurpha

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *