Yess! Indonesia Juara!

Phnom Penh, Rabu (27/2) Indonesia U22 asuhan pelatih asal Sumatera Barat, Indra Syafri berhasil meraih gelar juara Piala AFF U22 di Kamboja, Usai membekuk Raksasa Asia Tenggara, sekaligus musuh bebuyutan dan juara bertahan, Thailand U22 dengan skor tipis 2-1. Ini merupakan gelar pertama untuk Indonesia di kelompok umur U22, dan gelar kedua yang di persembahkan Indra Syafri untuk Indonesia, setelah sebelumnya juga meraih gelar juara bersama Indonesia U19 di Piala AFF U19 di Sidoarjo tahun 2013.

Persiapan tim yang pendek lebih kurang satu bulan, sejatinya bukan ini target yang ingin di capai, melainkan kualifikasi Piala Asia U23 yang akan membuka pintu ke Olimpiade 2020 di Jepang nanti dan medali emas SEA Games yang sudah lama didambakan pecinta sepakbola negeri ini.

Ditahan Myanmar 1-1

Benar saja, mengawali laga perdana melawan Myanmar U22, skuad Garuda Muda ditahan 1-1. Selain belum kompak, pasukan Garuda Muda juga tampil kikuk di atas lapangan sintetis Olympic Nasional Stadion. Sempat tertinggal lebih dulu, pasukan asuhan Indra Syafri ini berhasil menyamakan kedudukan melalui sepakan Rahmad Irianto.

Ditahan Malaysia 2-2

Di laga kedua, penampilan Garuda Muda asuhan pelatih 58 tahun itu mulai membaik, sempat unggul dua kali melalui Marinus Wanewar dan Witan Sulaeman, dua kali pula Malaysia U22 mampu menyamakan kedudukan. Kali ini antisipasi bola mati menjadi sorotan. Gol balasan pertama tim Harimau Malaya itu lahir lewat tendangan bebas.

Sedangkan gol balasan kedua Malaysia U22 itu juga berawal dari bola set piece, bola silang hasil tendangan penjuru berhasil disundul menjadi gol oleh pemain Malaysia U22.

Menang Atas Tuan Rumah Kamboja 2-0

Dilaga ketiga grup B, yang merupakan laga hidup mati bagi skuad asuhan Indra Syafri ini. Indonesia U22 harus memenagkan pertandingan agar kepastian lolos ke semifinal tidak tergantung hasil pertandingan di tempat lain, antara Malaysia U22 vs Myanmar U22.

Dipertandingan ini Marinus Wanewar yang semula dikenal sebagi Badboy, berubah menjadi goodboy ditangan pelatih kelahiran Pesisir Selatan, Sumatera Barat itu. Bagaimana tidak dua gol hasil sepakannya mampu membuat tim Garuda Muda menang 2-0 atas tim Negeri Seribu Pagoda itu didepan publiknya sendiri.

Hari itu, Minggu (24/2) Marinus Wanewar benar-benar diuji kesabarannya, tampak beberapa kali pemain Kamboja U22 memancing emosi Marinus dengan tekel-tekel yang keras dan aksi-aksi provokatif nya. Tapi Marinus menunjukan kedewasaannya, aksi-aksi memancing emosi para pemain Kamboja U22 hanya ditanggapi dengan senyuman oleh Marinus.

Berkat kemenangan 2-0 ini, Timnas Indonesia U22 melaju ke babak semifinal sebagai runner-up grup B. Dan akan menantang Vietnam U22 yang tampil sebagai juara grup A.

Menang Tipis 1-0 Atas Vietnam

Disaat melawan Vietnam U22, sebuah anomali terjadi. Tim Indonesia U22 yang sering kebobolan lewat bola-bola mati, kali ini justru skuad Garuda Muda yang mencetak gol kemenangan melalui set piece tendangan bebas Lutfi Kamal.

Gol dari Lutfi ini menjadi gol satu-satunya yang tercipta di laga ini, sekaligus mengantar Indonesia U22 melaju ke final untuk menantang sang juara bertahan Thailand U22, yang lolos setelah memenangkan drama adu penalti atas tuan rumah Kamboja U22.

Kalahkan Thailand Indonesia Juara

Skuad Garuda Muda asuhan coach Indra Syafri berhasil meraih gelar juara Piala AFF U22 2019. Pada partai final yang di langsungkan di National Olympic Stadion, Phnom Penh, Kamboja, Selasa (26/2) malam Tim Indonesia U22 berhasil mengalahkan Thailand 2-1.

Sempat tertinggal lebih dulu oleh Thailand, berawal dari set piece bola lambung hasil tendangan bebas berhasil disundul oleh Saringkan Promsupa membobol gawang Awan Setho di menit 57.

Respon yang bagus ditunjukan anak-anak Garuda Muda, selang dua menit pasca gol Thailand U22, dimenit ke 59 Sani Rizki berhasil menyamakan kedudukan. Setelah tendanganya berbelok arah setelah membentur pemain belakang Thailand U22.

Bahkan Indonesia U22 berhasil membalikan keadaan melalui pemain pengganti Osvaldo Haay, setelah sundulanya memanfaatkan tendangan bebas gagal dihalau penjaga gawang Thailand U22 dan bola bersarang di pojok kanan gawang Thailand U22.

Setelah ketinggalan, tim asuhan Alexandre Gama agresif menekan. Dan mamaksa Indonesia U22 harus tampil dengan 10 pemain, setelah sang kapten Bagas Adi dikartu merah di menit 89.

Beruntung tim Garuda Muda mampu mempertahankan skor 2-1 setelah 5 menit tambahan injury time dan peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan di tiup sang pengadil. Yess! Indonesia Juara!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *