Cerita Ironi Kylian Mbappe: Dulu Tolak MU karena Jose Mourinho, Kini Malah Dilatih The Special One di Real Madrid

Sebuah kisah lama tentang Kylian Mbappe kembali mencuri perhatian. Bintang asal Prancis itu ternyata pernah disebut menolak peluang bergabung dengan Manchester United karena tidak menyukai gaya permainan tim yang saat itu diasuh Jose Mourinho.

Yang membuat cerita tersebut terasa ironis, bertahun-tahun kemudian Mbappe justru mewujudkan impiannya bermain untuk Real Madrid. Namun, kini ia harus bekerja di bawah arahan Mourinho, sosok yang gaya bermainnya pernah disebut menjadi salah satu alasan Mbappe enggan pindah ke Old Trafford.

Ketertarikan MU terhadap Mbappe ternyata sudah muncul jauh sebelum sang penyerang menjadi superstar seperti sekarang. Legenda Manchester United, Ryan Giggs, pernah mengungkap bahwa Setan Merah sudah memantau Mbappe ketika ia masih remaja dan memperkuat AS Monaco.

Giggs yang saat itu menjadi asisten Louis van Gaal di Old Trafford mengaku mendapat informasi mengenai seorang pemain muda berbakat dari Prancis. “Saya sedang berada di selatan Prancis. Saya berjalan-jalan di desa setempat sebelum kembali ke hotel. Kemudian saya merasa seperti ada seseorang yang mengikuti saya,” ujar Giggs dalam wawancara bersama Rio Ferdinand Presents, seperti dilansir dari Sportbible, Kamis (9/9/2026).

Orang tersebut ternyata bernama Lionel dan merupakan penggemar Manchester United. Ia kemudian memberikan rekomendasi kepada Giggs untuk memperhatikan seorang pemain muda bernama Kylian Mbappe.

“Dia mengatakan kepada saya, ‘Saya sering menyaksikan sepak bola usia muda di Prancis. Anda harus melihat pemain ini. Namanya Kylian Mbappe. Dia berada di Monaco dan saya pikir dia adalah pemain untuk Manchester United’,” lanjut Giggs.

Giggs kemudian meneruskan informasi tersebut kepada staf pelatih dan tim pencari bakat MU. Mereka bahkan beberapa kali menyaksikan langsung pertandingan Monaco untuk melihat aksi Mbappe.

“Kami pergi ke beberapa pertandingan usia muda Monaco dan melihatnya. Kami hanya berkata, ‘Wow, pemain seperti apa ini?’ Anda bisa melihat seorang pemain dan menyadari bahwa dia istimewa. Dia memang terlihat luar biasa,” kata Giggs.

Namun, laporan dari tim pencari bakat MU ternyata tidak sepenuhnya meyakinkan. “Mereka pergi untuk melihatnya. Seseorang di Prancis menyaksikannya ketika Monaco bermain melawan PSG. Beberapa minggu kemudian saya bertanya, ‘Bagaimana hasilnya?’ Dia menjawab, ‘Mereka tidak terlalu yakin dengannya, jadi kami meninggalkannya.’ Dan hanya itu,” ungkap Giggs.

Dua tahun setelah cerita tersebut, muncul laporan bahwa Mbappe sebenarnya memang tidak tertarik bergabung dengan Manchester United. Menurut laporan pada 2017, Mbappe yang saat itu masih berusia 18 tahun disebut secara pribadi telah menyatakan tidak ingin pindah ke Old Trafford selama Mourinho menjabat sebagai manajer.

Alasannya cukup menarik. Mbappe dikabarkan tidak menyukai gaya permainan MU yang dianggap kurang atraktif. Selain itu, sang penyerang juga khawatir tidak mendapatkan kesempatan bermain secara reguler karena MU sudah memiliki Marcus Rashford dan Anthony Martial di posisi yang sama.

Mbappe dikabarkan lebih memilih Real Madrid. Ia ingin bermain bersama idolanya, Cristiano Ronaldo, sekaligus merasa cocok dengan gaya sepak bola menyerang yang diterapkan Zinedine Zidane ketika itu.

Namun, Mbappe akhirnya memilih bergabung dengan Paris Saint-Germain pada musim panas 2017 dengan status pinjaman sebelum kepindahannya dipermanenkan.

Setelah bertahun-tahun, Mbappe akhirnya benar-benar mewujudkan impiannya bermain untuk Real Madrid. Ia bergabung dengan Los Blancos pada 2024 dan menjadi salah satu pemain terpenting klub raksasa Spanyol tersebut.

Namun, ada sebuah ironi besar dalam perjalanan kariernya. Pelatih yang kini menangani Mbappe di Real Madrid adalah Jose Mourinho, sosok yang gaya bermainnya dulu disebut membuat Mbappe enggan bergabung dengan Manchester United.

Dengan kata lain, pemain yang pernah disebut menolak MU karena Mourinho kini justru harus bekerja sama dengan *The Special One* di klub impiannya. Cerita tersebut menjadi salah satu ironi paling menarik dalam perjalanan karier Mbappe. Dulu ia ingin bermain dengan Zidane di Real Madrid, sementara kini ia mendapatkan kesempatan memperkuat Los Blancos di bawah pelatih yang pernah membuatnya mengurungkan niat menuju Old Trafford. : Sportbible

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *