Chelsea melaju ke putaran berikutnya setelah menang 6-3 di Stamford Bridge. Seusai laga putaran ketiga tersebut, Alonso menegaskan bahwa keyakinan para pemain dan dorongan suporter menjadi elemen kunci di balik kebangkitan timnya.
Babak pertama berjalan berat bagi Chelsea. Tim tuan rumah tertinggal lebih dulu pada pertengahan babak setelah Tarik Muharemovic menanduk bola untuk membawa Leeds memimpin.
Alonso merespons dengan melakukan empat pergantian pemain saat jeda, yakni memasukkan Reece James, Pedro Neto, Cole Palmer, dan Morgan Rogers. Namun, dua menit setelah babak kedua dimulai, Brenden Aaronson justru memperlebar keunggulan tim tamu.
Reaksi Chelsea kemudian mengalir deras. Cole Palmer mengeksekusi penalti untuk memperkecil ketertinggalan sebelum kembali mencetak gol penyama kedudukan. Pedro Neto membalikkan keadaan, lalu Danny Welbeck menambah keunggulan menjadi 4-2.
Leeds memperkecil ketertinggalan melalui Dominic Calvert-Lewin, tetapi Valentin Barco mencetak gol perdananya untuk Chelsea. Welbeck kemudian menutup laga dengan mencetak gol keduanya pada penghujung pertandingan.
Dalam wawancaranya di laman resmi Chelsea, Alonso mengakui bahwa kemenangan ini tidak didapat dengan mulus. Ia menyebut ada banyak hal yang keliru, terutama pada periode awal pertandingan.
“Itu pertandingan yang sangat menegangkan dan ada banyak emosi yang muncul sepanjang laga,” ujar Alonso. “Segalanya tidak berjalan seperti yang kami inginkan pada babak pertama. Saya yang mengambil keputusan tersebut, jadi saya bertanggung jawab dan menyalahkan diri sendiri, bukan para pemain.”
Alonso kemudian menilai respons tim setelah kebobolan gol kedua sebagai momen penting. Ia menekankan pentingnya kepercayaan kolektif dan keterlibatan publik tuan rumah dalam memompa energi skuad.
“Di babak kedua, kami menunjukkan reaksi yang luar biasa setelah kebobolan gol kedua. Kami terus berjuang dan sangat penting untuk tetap percaya serta membuat para suporter bersemangat. Mereka sangat membantu kami,” lanjutnya.
Alonso juga menguraikan alasan di balik keputusan melakukan empat pergantian pemain sekaligus pada awal babak kedua. Menurutnya, tim membutuhkan dorongan segar untuk menyeimbangkan intensitas permainan lawan. “Kami meminta mereka memberikan dampak positif dalam hal energi, agresivitas, tempo, dan duel, karena saat itu kami kesulitan menghadapi Leeds yang bermain sangat intens,” jelas Alonso.
Ia menyebut respons para pemain pengganti sesuai harapan, seraya menegaskan bahwa evaluasi terhadap pilihan taktik di babak pertama tetap akan dilakukan. “Kami melakukannya dengan sangat baik. Saya memahami konteks yang terjadi pada babak pertama dan akan mengevaluasi keputusan saya sendiri,” pungkasnya.
Sumber: Chelsea FC
