Pelatih , , menegaskan kesiapan mental dan taktik timnya menjelang duel kandang perdana menjamu Borneo FC pada pekan kedua kompetisi. Pertandingan ini akan berlangsung di Stadion Gelora Bumi Kartini (GBK), Jepara, pada Sabtu (12/9/2026) pukul 19.00 WIB.
Menjelang laga tersebut, Juan Cortes mengakui bahwa Borneo FC akan menjadi lawan yang menantang bagi anak asuhnya. “Kami sangat menghormati Borneo. Mereka adalah tim yang kuat dengan pemain-pemain yang sangat bagus, dan dalam beberapa musim terakhir mereka selalu bersaing di papan atas. Tapi besok kami bermain di kandang, di Jepara, bersama para suporter kami,” kata Juan kepada .
Namun, juru taktik asal Spanyol ini menginstruksikan anak asuhnya untuk tetap tampil berani. Ia ingin mereka menunjukkan karakter asli permainan Laskar Kalinyamat agar dapat membanggakan para pendukung di kandang sendiri.
“Kami menghormati setiap lawan, tetapi di kandang kami ingin tampil berani, bermain dengan karakter, dan menunjukkan identitas kami. Kami ingin para suporter merasa bangga dengan tim ini,” ujar Juan Cortes.
Pelatih berusia 42 tahun itu telah memetakan potensi ancaman yang bisa dihadirkan oleh Borneo FC. Menurutnya, ada sejumlah senjata dan ancaman milik Pesut Etam yang harus diantisipasi oleh Laskar Kalinyamat.
“Mereka memiliki skuad yang sangat komplet dengan kualitas di setiap posisi. Mereka bisa bermain tinggi, mereka agresif, dan mereka memiliki pemain-pemain yang berbahaya saat transisi maupun di sepertiga akhir lapangan,” ujarnya.
Meskipun demikian, ia tidak ingin timnya merasa gentar menghadapi kekuatan lawan. Persijap Jepara tidak boleh hanya terpaku pada apa yang bisa dilakukan kubu lawan, melainkan harus fokus pada eksekusi taktik mereka sendiri.
“Kami tahu kekuatan mereka dan kami telah bersiap untuk menghadapinya. Namun, besok, hal yang paling penting bukan hanya tentang apa yang bisa dilakukan oleh Borneo FC, melainkan tentang apa yang bisa kami lakukan,” katanya.
“Kami harus bermain dengan kepercayaan diri, intensitas, dan konsentrasi sejak menit pertama. Besok adalah laga kandang pertama kami, dan kami butuh kehadiran suporter,” lanjutnya.
Menyadari ini adalah laga kandang perdana, Cortes secara khusus mengirimkan pesan dan meminta dukungan penuh dari para suporter setia Persijap. Kehadiran pemain ke-12 di tribun diyakini akan menjadi teror bagi lawan sekaligus energi tambahan bagi para pemain di lapangan.
“Saya ingin stadion penuh. Saya ingin merasakan energi mereka dari menit pertama hingga menit terakhir. Namun, ada momen-momen indah dan momen-momen sulit di sepanjang musim ini, tetapi kita harus tetap bersatu,” ujarnya.
“Ini adalah rumah kami. Ini Jepara. Bersama para suporter, kami akan berjuang untuk meraih tiga poin. Sampai jumpa di stadion,” lanjutnya.
Persijap Jepara tentu akan berusaha keras untuk memburu poin pertamanya di BRI Super League 2026/2027. Sebelumnya, Laskar Kalinyamat harus pulang dengan tangan hampa setelah takluk 0-2 dari Madura United.
Ambisi Persijap untuk merebut poin penuh tentu tidaklah mudah. Borneo FC yang juga mengalami kekalahan di laga perdana, akan berupaya semaksimal mungkin untuk mengamankan poin pada pekan ini.
