(MU) identik dengan persaingan sengit, tekel keras, dan duel penuh emosi. Salah satu pemain yang paling mencerminkan karakter tersebut adalah .
Mantan kapten MU itu dikenal sebagai gelandang dengan temperamen tinggi yang tidak pernah takut terlibat dalam duel fisik. Sepanjang 17 tahun kariernya, Keane bahkan mengoleksi 13 kartu merah, sebuah rekor dalam sepak bola Inggris.
Kini berprofesi sebagai pundit, karakter keras Keane ternyata belum berubah. Pria berkebangsaan Irlandia itu masih kerap melontarkan kritik pedas terhadap sepak bola modern yang menurutnya mulai kehilangan rivalitas dan ketegangan seperti dahulu.
Keane pernah mengungkap sejumlah pemain yang selalu “ada di pikirannya” setiap kali berhadapan di lapangan. Dalam bukunya, , legenda MU tersebut bahkan blak-blakan menyebut enam pemain yang paling membuatnya kesal dan pernah membuatnya ingin menghantam mereka.
Salah satu nama yang paling terkenal adalah Alf-Inge Haaland, ayah dari striker Manchester City, Erling Haaland. Keane dan Haaland terlibat dalam insiden kontroversial dalam derby Manchester.
Keane diganjar kartu merah setelah melakukan tekel keras yang membuat Haaland mengalami cedera. Insiden tersebut menjadi salah satu momen paling dikenang dalam karier Keane. Bahkan, cedera itu disebut turut berkontribusi terhadap berakhirnya karier Haaland.
Namun, perseteruan keduanya ternyata sudah terasa sejak jauh sebelumnya. Keane mengaku bahwa Haaland merupakan salah satu pemain yang paling menjengkelkan untuk dihadapi.
Dalam bukunya, Keane menggambarkan Haaland sebagai pemain yang gemar mengganggu lawan dengan cara-cara kecil. “Dia benar-benar menyebalkan untuk dihadapi. Suka mengganggu dan licik,” tulis Keane, seperti dikutip dari , Sabtu (12/9/2026).
Menurutnya, persaingan tersebut tidak hanya terjadi ketika Haaland membela Manchester City. Keduanya juga pernah bertemu saat Haaland memperkuat Leeds United. Saat itu, rivalitas antara Manchester United dan Leeds United memang sangat panas.
Namun, Haaland ternyata bukan satu-satunya pemain yang berhasil membuat Keane naik pitam. Keane mengakui ada beberapa pemain lain yang selalu berada dalam pikirannya ketika pertandingan berlangsung.
Mereka adalah Rob Lee, David Batty, Alan Shearer, Dennis Wise, dan Patrick Vieira. Keane menjelaskan bahwa ia tidak selalu berniat mencari masalah dengan para pemain tersebut, namun jika ada kesempatan untuk melakukan tekel keras, ia tidak akan ragu.
“Apakah selama bertahun-tahun saya berpikir, ‘Saya akan mendapatkannya, saya akan mendapatkannya’? Tidak,” ujar Keane. “Apakah dia selalu ada di belakang pikiran saya? Tentu saja.”
Keane kemudian menyebut satu per satu nama pemain yang dimaksud. “Seperti Rob Lee, David Batty, Alan Shearer, Dennis Wise, Patrick Vieira. Semua pemain itu selalu ada di belakang pikiran saya.”
“Kalau saya mendapat kesempatan, saya akan menghantam Anda.” : Give Me Sport
