Seperti Como, PSIM Berencana Beri Tiket Kehormatan untuk Suporter Loyal

PSIM punya cara tersendiri dalam memberikan apresiasi kepada sosok-sosok yang berjasa bagi klub. Salah satunya adalah dengan menyediakan tiket kehormatan untuk para legenda Laskar Mataram. Program tersebut sudah berjalan dalam beberapa tahun terakhir.

Pada musim lalu, misalnya, dua tiket diberikan kepada legenda hidup PSIM, Melius Mau dan Siswadi Gancis. Media Officer PSIM, Irza Triamanda, mengatakan penyediaan tiket untuk legenda merupakan bentuk apresiasi klub kepada mereka yang pernah membela panji Laskar Mataram.

“Alokasi tiket untuk para legenda ini sebenarnya bentuk komitmen kami di PSIM untuk terus mengapresiasi orang-orang yang pernah berjuang untuk Laskar Mataram. Jadi musim ini, ruang dan tempat untuk para legenda di stadion tetap kami sediakan,” ujar Irza pada Jumat (11/9/2026).

Belakangan, konsep serupa menjadi sorotan setelah Como memberikan kursi milik sejumlah petinggi klub kepada suporter senior saat menjalani debut di Liga Champions melawan RB Leipzig, Jumat (11/9/2026) dini hari WIB. Namun, Irza menjelaskan bahwa rencana memperluas tiket kehormatan bukan karena mengikuti langkah klub Serie A tersebut.

Gagasan tersebut sudah dipikirkan oleh manajemen PSIM sebelumnya. “Ke depannya kami mau mencoba mengembangkan konsep ini supaya lebih luas. Jadi, dedikasi itu tidak hanya kami lihat dari pemain legenda di lapangan saja seperti tahun-tahun lalu, tetapi juga untuk sosok legenda lain, misalnya kitman atau suporter yang loyalitasnya luar biasa. Konsep ini masih akan terus kami matangkan,” katanya.

“Kami dari manajemen sebenarnya sudah ada kepikiran untuk memberikan alokasi tiket kepada suporter yang loyal. Kami berpikir tidak hanya suporter, tetapi kitman juga. Nah, ini tidak sengaja ternyata ada terobosan juga dari Como,” lanjut Irza.

Langkah PSIM memberikan ruang khusus kepada legenda klub juga menjadi bagian dari upaya menjaga hubungan dengan orang-orang yang memiliki jasa besar terhadap Tim Naga Jawa. Bagi PSIM, apresiasi tidak hanya ditujukan kepada pemain yang pernah berseragam Laskar Mataram.

Sosok di balik layar hingga suporter dengan loyalitas tinggi juga memiliki peran penting dalam perjalanan klub. Di sisi lain, PSIM telah melakoni pertandingan perdana BRI Super League 2026/2027 dengan menjamu Persita Tangerang di Stadion Sultan Agung (SSA), Bantul, Sabtu (5/9/2026).

Skuad asuhan Jean-Paul van Gastel itu bermain imbang 1-1 dalam pertandingan tersebut dan kini menempati posisi ke-10 klasemen sementara dengan koleksi satu poin.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *