Winger asing Taisei Marukawa dikabarkan sedang menjalani proses untuk mendapatkan status sebagai Warga Negara Indonesia (WNI). Proses tersebut kabarnya sedang dikebut agar ia dapat segera didaftarkan sebagai pemain lokal.
Peluang ini sebenarnya sudah terbuka sejak akhir musim lalu. Menjelang berakhirnya BRI Super League 2025/2026, Marukawa telah memenuhi persyaratan dan ketentuan undang-undang untuk mengajukan proses naturalisasi tersebut.
Dari segi usia, Marukawa termasuk salah satu pemain asing yang memiliki prospek bagus untuk menjalani proses naturalisasi. Saat ini, winger kelahiran Hiroshima tersebut telah menginjak usia 29 tahun.
Lantas, bagaimana kiprah Taisei Marukawa selama berkarier di Indonesia sehingga ia layak mendapatkan status WNI? Mungkinkah ia menjadi amunisi baru bagi Timnas Indonesia? Berikut ulasannya.
Taisei Marukawa memiliki catatan karier yang cukup mentereng dan menjadi salah satu amunisi asing paling berbahaya. Hal ini terlihat jelas dari kiprahnya saat debut di Indonesia bersama Persebaya Surabaya.
Pada musim 2021/2022, ia membukukan 17 gol dan 10 assist dari 32 pertandingan. Setelah itu, saat bermain untuk PSIS Semarang, ia mengukir tujuh gol dan tujuh assist dari 33 laga pada musim 2022/2023.
Ia juga menghasilkan empat gol dan 11 assist dari 30 laga pada musim 2023/2024. Namun, catatan produktivitas ini mengalami penurunan yang cukup signifikan saat ia bergabung dengan Dewa United.
Taisei mencatatkan empat gol dan delapan assist dari 34 laga pada musim 2024/2025. Kemudian, ia mencetak tiga gol dan empat assist dari 28 laga pada musim 2025/2026.
Jika mampu kembali ke performa terbaiknya seperti saat debut bersama Persebaya pada musim pertama, Taisei Marukawa tentu akan menjadi prospek yang menarik untuk menambah amunisi Timnas Indonesia.
Secara formal, Marukawa memang sudah memenuhi persyaratan untuk mengajukan naturalisasi biasa (permohonan kewarganegaraan Indonesia) yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2006 tentang Kewarganegaraan Republik Indonesia.
Dalam aturan ini, salah satu syarat yang telah terpenuhi oleh Marukawa adalah telah bertempat tinggal di wilayah Indonesia paling singkat lima tahun berturut-turut, atau paling singkat 10 tahun tidak berturut-turut.
Sebagai informasi, Marukawa sudah berkarier di Indonesia sejak pertengahan tahun 2021, tepatnya saat bergabung dengan Persebaya. Setelah itu, ia bergabung ke PSIS Semarang (2022-2024) dan terakhir bermain untuk Dewa United (2024-sekarang).
Dengan demikian, pemain yang pernah berkiprah di Liga Malta bersama Valletta FC itu sudah lebih dari lima tahun berkarier di Indonesia. Hal ini dapat memudahkannya dalam memenuhi persyaratan administratif untuk menjadi WNI.
Menilik ke belakang, Taisei Marukawa sebenarnya sempat mengisyaratkan ketertarikannya untuk menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) melalui jalur naturalisasi. Ia menyatakan kesediaannya jika ada pihak yang dapat membantunya.
“Bagi saya, semuanya masih memungkinkan. Saya pikir, jika mereka menginginkan (naturalisasi), saya mau dan bersedia. Namun, saya tidak bisa memutuskan hal ini. Jika ada seseorang yang membantu, saya pikir saya membuka peluang untuk itu,” katanya ketika itu.
Meski demikian, Taisei Marukawa akan menghadapi persaingan yang cukup berat untuk menembus Timnas Indonesia. Di sektor sayap, terdapat pemain-pemain lokal berkualitas seperti Egy Maulana Vikri, Beckham Putra Nugraha, Yakob Sayuri, Yance Sayuri, hingga Marselino Ferdinan.
Persaingan tersebut belum termasuk kehadiran pemain abroad dan naturalisasi seperti Miliano Jonathans, Adrian Wibowo, Ole Romeny, hingga Ragnar Oratmangoen. Oleh karena itu, dibutuhkan performa yang optimal jika Marukawa ingin menembus skuad Timnas Indonesia setelah resmi menjadi WNI.
