Usia yang terus bertambah tidak membuat kemampuan dan determinasi Tyronne Del Pino menurun. Bersama tim barunya, gelandang Spanyol berusia 35 tahun tersebut tampil memukau saat menghadapi Java United FC pada Minggu (13/9/2029).
Bertanding di Banten International Stadium (BIS), Serang, Persita sukses memenangkan laga lanjutan BRI Super League 2026/2027 dengan skor tipis 3-2. Ini merupakan kemenangan perdana Pendekar Cisadane di kasta tertinggi musim ini, setelah sebelumnya berhasil mencuri satu poin pada laga perdana melawan PSIM Yogyakarta.
Dengan koleksi empat poin, Persita kini bertengger di posisi kelima klasemen sementara.
Meski masuk sebagai pemain pengganti pada menit ke-70, Tyronne Del Pino memberikan kontribusi besar di balik kemenangan tim asuhan Carlos Pena. Saat Tyronne Del Pino masuk ke lapangan, tuan rumah tengah tertinggal dengan skor 1-2.
Keputusan Carlos Pena menarik keluar Tamirlan Kozubaev untuk memasukkan Tyronne Del Pino terbukti sangat jitu. Mantan pilar Persib Bandung yang musim lalu membela Malut United FC tersebut menjadi aktor di balik dua gol balasan yang memastikan kemenangan tuan rumah atas Java United FC.
Dua gol tambahan Persita dicetak oleh Rayco Rodriguez pada menit ke-88 serta Aleksa Andrejic di menit-menit akhir pertandingan. Menariknya, kedua gol tersebut berawal dari eksekusi sepak pojok oleh Tyronne Del Pino.
Terkait kontribusi Del Pino pada laga debutnya bersama Pendekar Cisadane, Carlos Pena tidak dapat menahan pujian. Mantan pelatih Persija Jakarta yang juga berasal dari Spanyol tersebut menegaskan bahwa keputusan manajemen untuk merekrut Tyronne Del Pino sudah tepat.
Persita yang menargetkan persaingan di papan atas musim ini memang membutuhkan sosok pilar yang berpengalaman di level tertinggi kompetisi Indonesia. “Saya tidak perlu lagi memperkenalkan sosok Tyrone. Anda semua sudah mengenalnya dengan sangat baik. Ini adalah musim keempatnya bermain di Indonesia,” kata Carlos Pena, Selasa (15/8/2026).
Meski demikian, Carlos Pena tidak menampik bahwa *playmaker* kelahiran 27 Januari 1991 tersebut masih membutuhkan waktu untuk kembali ke performa terbaiknya. “Kita semua tahu kualitas yang dimilikinya. Memang benar kondisinya saat ini belum dalam performa terbaik. Dia bergabung tanpa menjalani pramusim dan juga sempat mengalami sedikit masalah fisik dalam sepuluh hari terakhir,” kata Carlos Pena.
Walaupun begitu, Carlos Pena sama sekali tidak meragukan kemampuan serta semangat juang Tyronne Del Pino. “Dia datang dengan waktu persiapan yang sangat mepet untuk pertandingan hari ini. Kondisi fisiknya belum sepenuhnya bugar. Namun, selama berada di lapangan, dia menunjukkan kualitasnya,” ujar Carlos Pena.
