Tim promosi Isenmulang FC kembali bersiap melakoni laga lanjutan musim 2026/2027. Mereka berharap dapat memetik hasil positif setelah menelan dua kekalahan beruntun.
Pada pekan ketiga, Isenmulang FC akan bertandang ke Bandar Lampung, Lampung, untuk menantang tuan rumah Bhayangkara FC di Stadion Sumpah Pemuda pada Sabtu (19/9/2026).
Duel ini dipastikan tidak enteng, mengingat Bhayangkara FC bertekad meraup tiga angka pertama di kandang. Sebelumnya, mereka hanya mampu bermain imbang dengan skor 2-2 saat melawan Dewa United serta 1-1 saat menghadapi Persebaya Surabaya.
Sementara itu, Isenmulang FC datang dengan modal dua kekalahan, yakni takluk 0-4 dari Arema FC dan menyerah 1-4 dari Bali United. Meski begitu, tidak ada alasan bagi Makan Konate dan kawan-kawan untuk mengendurkan semangat tempur.
Para penggawa Laskar Tambun Bungai dituntut tampil habis-habisan demi meraih poin pertama di kasta tertinggi Indonesia musim ini. Melalui akun resmi klub pada Senin (14/9/2026), manajemen terus memompa semangat serta motivasi Makan Konate dan kolega.
“Percayalah pada proses,” tulis Isenmulang FC.
Jika mampu mengamankan tiga angka atau minimal mencuri satu poin dari Lampung, Isenmulang FC dipastikan akan beranjak perlahan dari dasar klasemen sementara. Jelang duel tersebut, tim pelatih terus melakukan evaluasi lini demi lini.
Dua kekalahan beruntun meninggalkan pekerjaan rumah (PR) yang tidak enteng bagi pelatih kepala, Mundari Karya. Ia mengakui bahwa bermain di level tertinggi tidaklah mudah.
Selain memerlukan adaptasi, pemain juga dituntut memiliki rasa percaya diri yang tinggi. “Hal pertama yang kami lakukan adalah membangkitkan kepercayaan pemain. Sebelumnya saya sudah mengatakan, kami perlu beradaptasi karena bermain di level Super League,” kata Mundari Karya.
Menurut mantan pemain Timnas Indonesia era 1980-an yang kini berusia 66 tahun tersebut, sebagian besar pemainnya merupakan kekuatan musim lalu saat Isenmulang FC masih bernama Adhyaksa FC dan berhasil promosi ke BRI Super League 2026/2027.
Selebihnya adalah wajah baru yang sama sekali belum pernah berkarier di Indonesia. “Jadi perlu beradaptasi,” tukas eks pembesut PSPS Pekanbaru dan Persisam Samarinda tersebut.
Lebih lanjut, Mundari Karya mengatakan tim pelatih akan terus membangun skuad terbaik seiring berjalannya waktu. Manajemen dan tim pelatih juga sepakat untuk segera melakukan evaluasi, paling lambat pada 23 September 2026 atau sepekan setelah laga tandang ke Lampung.
Saat evaluasi nanti, tim pelatih akan memberikan masukan kepada manajemen terkait pemain yang dibutuhkan di masing-masing posisi. “Evaluasi sampai tanggal 23 September. Kita akan tahu pemain di posisi mana yang kira-kira kita butuhkan untuk menambah kekuatan tim,” pungkas Mundari Karya.
