Persija mengawali musim 2026/2027 dengan hasil sempurna. Macan Kemayoran meraih dua kemenangan beruntun, termasuk saat menundukkan Persib Bandung 2-1 di Stadion Gelora Bung Karno, Sabtu (12/9/2026).
Hasil tersebut membuat Persija mengoleksi enam angka dari dua laga awal. Armada Shin Tae-yong sementara bercokol di posisi ketiga klasemen, hanya kalah selisih gol dari Bali United dan Madura United yang berada di atasnya.
Pengamat sepak bola nasional, Luciano Leandro, menilai kemenangan atas Persib memiliki arti penting bagi Persija. Hal ini bukan hanya karena tambahan tiga poin, tetapi juga berkaitan dengan mentalitas tim.
“Kemenangan Persija 2-1 atas Persib adalah kemenangan yang sangat penting, bukan hanya dari sisi tiga poin tetapi juga dari sisi mental dan kepercayaan diri tim,” ujar Luciano, Selasa (15/9/2026).
“Dalam pertandingan seperti Persija melawan Persib, faktor teknis memang penting, tetapi karakter, konsentrasi, dan kemampuan mengontrol emosi juga sangat menentukan,” lanjutnya.
Luciano melihat Persija mampu menunjukkan intensitas permainan yang tinggi. Macan Kemayoran juga tetap berani mencari kemenangan hingga pertandingan berakhir.
“Saya melihat ada tiga hal penting dari Persija. Pertama, organisasi permainan harus tetap kompak ketika menghadapi tekanan Persib,” kata mantan pemain Persija tersebut.
“Kedua, transisi dari bertahan ke menyerang menjadi sangat penting karena Persib memiliki kualitas untuk menghukum kesalahan kecil. Ketiga, Persija menunjukkan mentalitas untuk tidak menyerah dan terus mencari peluang.”
“Kemenangan ini juga memiliki nilai psikologis yang besar. Sebelumnya Persib memiliki hasil yang lebih baik dalam beberapa pertemuan terakhir, sehingga ini bisa menjadi momentum bagi Persija untuk membangun kembali kepercayaan diri dalam rivalitas ini,” imbuhnya.
Meski demikian, Luciano mengingatkan Persija agar tidak berhenti hanya pada keberhasilan mengalahkan rival. Kemenangan atas Persib harus menjadi pijakan untuk menjaga konsistensi sepanjang musim.
Kompetisi baru berjalan dua pekan. Artinya, masih ada 32 pertandingan lagi yang dijalani Macan Kemayoran dan pastinya lawan yang dihadapi akan semakin sulit.
“Saya tidak ingin Persija hanya melihat kemenangan ini sebagai sebuah kebanggaan. Ini harus menjadi awal dari konsistensi. Target besar di Super League membutuhkan performa yang stabil, bukan hanya bagus dalam laga besar,” pesannya.
“Bagi saya, Persija menunjukkan satu hal penting: mereka bukan hanya ingin bermain melawan Persib, tetapi menunjukkan bahwa mereka siap bersaing untuk menjadi tim terbaik di Indonesia,” pungkas Luciano.
